FORNAS VIII NTB Dongkrak Penjualan Oleh-Oleh, Toko hingga NTB Mall Kebanjiran Pembeli

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di salah satu toko oleh-oleh di Kota Mataram yang dipadati peserta FORNAS VIII NTB 2025. Sejak pembukaan acara, penjualan oleh-oleh lokal mengalami lonjakan signifikan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Suasana di salah satu toko oleh-oleh di Kota Mataram yang dipadati peserta FORNAS VIII NTB 2025. Sejak pembukaan acara, penjualan oleh-oleh lokal mengalami lonjakan signifikan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku usaha lokal, khususnya penjual oleh-oleh.

Sejak pembukaan resmi FORNAS pada Sabtu, 26 Juli 2025, peserta dari berbagai daerah mulai memadati sejumlah pusat oleh-oleh di Kota Mataram. Salah satu yang merasakan langsung lonjakan kunjungan adalah Toko Oleh-oleh Lestari yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Ampenan.

Akhbar Habibie, pemilik toko, menyampaikan bahwa sejak hari pertama pelaksanaan FORNAS, tokonya tidak pernah sepi dari kunjungan peserta. Ia menyebut rombongan peserta bahkan datang menggunakan bus besar.

“Dampak FORNAS sangat luar biasa. Saya sampai tidak bisa pulang ke rumah. Sudah tiga hari berturut-turut tanpa waktu istirahat,” ujar Habibie saat diwawancarai tim media Dinas Kominfotik NTB, Senin, 28 Juli 2025.

Menurutnya, sebagian besar produk lokal yang dijual di tokonya ludes terjual. Mulai dari camilan khas, kerajinan tangan, hingga oleh-oleh dari pelaku UMKM NTB.

Tingginya minat belanja oleh-oleh juga tercermin di NTB Mall, pusat produk unggulan khas Lombok dan Sumbawa yang berada di kompleks Islamic Center Mataram. Kepala UPTD BP3UD NTB Mall, Lalu Afghan Muharror, mencatat peningkatan jumlah pengunjung selama FORNAS berlangsung.

“Selama FORNAS, jumlah pembeli naik sekitar 20 sampai 30 persen. Setiap hari rata-rata ada 20 hingga 30 peserta yang datang dan berbelanja di sini,” ujar Afghan.

Produk yang paling banyak diborong peserta, lanjutnya, adalah kuliner khas seperti dodol nangka, dodol rumput laut, berbagai jenis keripik, ayam taliwang kemasan, serta sate pusut. Tak ketinggalan, produk dari Pulau Sumbawa seperti permen susu kerbau dan minyak Sumbawa juga banyak diminati.

Menurut Afghan, kehadiran event nasional seperti FORNAS menunjukkan bahwa olahraga juga dapat menjadi pintu masuk bagi kebangkitan ekonomi lokal, terutama sektor UMKM yang menyuplai produk khas daerah.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ratusan Warga Kepung Jalan Rusak, Bupati Asahan Turun Tangan Desak Perbaikan Jalur Vital Ekonomi
Prabowo Kunci Polri Tetap di Bawah Presiden, IPW: Benteng Independensi Penegakan Hukum
Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:45 WIB

Ratusan Warga Kepung Jalan Rusak, Bupati Asahan Turun Tangan Desak Perbaikan Jalur Vital Ekonomi

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:39 WIB

Prabowo Kunci Polri Tetap di Bawah Presiden, IPW: Benteng Independensi Penegakan Hukum

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Berita Terbaru