Gebyar Bhineka di Lamongan, Persatuan dan Ekonomi Semakin Tumbuh

Sabtu, 8 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) bersama perwakilan peserta kegiatan menunjukkan dokumen kerja sama dalam rangkaian acara Panggung Bhineka dan Gemilang di Alun-Alun Lamongan, Kamis (7/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) bersama perwakilan peserta kegiatan menunjukkan dokumen kerja sama dalam rangkaian acara Panggung Bhineka dan Gemilang di Alun-Alun Lamongan, Kamis (7/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar perayaan dua hari bertajuk Panggung Bhineka dan Gemilang (Gebyar Usaha Mikro Lamongan) di Alun-Alun Lamongan, mulai 6 hingga 7 November 2025. Kegiatan tahunan ini memadukan semangat persatuan dalam keberagaman dengan penguatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan pelaku UMKM.

Panggung Bhineka dihadirkan bukan sekadar sebagai ruang ekspresi budaya, melainkan sebagai ajang memperkokoh nilai nasionalisme di tengah masyarakat multietnis Lamongan. Tradisi dan kesenian khas berbagai daerah seperti Jawa, Madura, Bali, Sunda, Batak, Nusa Tenggara Timur, hingga Tionghoa tampil bergantian di panggung utama. Keberagaman itu menjadi cerminan nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di tanah Lamongan.

Pada puncak acara, Jumat (7/11), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan suasana kondusif sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, harmoni sosial merupakan fondasi yang memungkinkan setiap program pemerintah berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kondusivitas wilayah sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Daerah yang aman, stabil, dan harmonis akan melahirkan kemajuan bersama. Mari kita jaga semangat kebersamaan untuk membangun Kabupaten Lamongan,” ujar Yuhronur Efendi yang akrab disapa Pak Yes.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa rasa nasionalisme yang kuat berbanding lurus dengan tumbuhnya ekonomi lokal. Ia menilai, kecintaan pada produk dalam negeri merupakan bentuk nyata dari nasionalisme modern. Pemkab Lamongan pun telah menggulirkan gerakan “Ayo Ditumbasi”, sebuah ajakan agar masyarakat lebih memilih dan membeli produk UMKM lokal.

“Dengan nasionalisme yang kokoh, akan terbangun ekosistem di mana masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha saling menopang. Kolaborasi ini bisa berupa promosi bersama, kemudahan akses pasar, hingga dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu naik kelas,” tambahnya.

Dalam gelaran Gemilang, sebanyak 27 stan UMKM dari berbagai kecamatan serta lima stan umum turut meramaikan area pameran. Setiap pelaku usaha menampilkan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner khas Lamongan hingga kerajinan kreatif berbasis lokal.

Tak hanya memberikan ruang promosi, acara ini juga disertai pelatihan dan edukasi bagi pelaku UMKM. Beragam sesi digelar untuk memperluas wawasan tentang manajemen usaha, strategi pemasaran digital, hingga akses pembiayaan dari lembaga perbankan dan non-perbankan. Upaya ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Lamongan dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

Dengan kolaborasi antara budaya dan ekonomi, Panggung Bhineka dan Gemilang menjadi simbol persatuan yang hidup sekaligus motor penggerak bagi kemajuan UMKM Lamongan.

“Persatuan bukan sekadar kata, tapi energi yang menggerakkan kemajuan daerah,” pungkas Yuhronur Efendi.

Penulis : Nul

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30