Gegara Pesta Miras di Semarang, Feri Dianiaya Teman Hingga Wajahnya Hancur

Rabu, 11 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diseret ke Sungai Usai Dihajar! Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Feri di Tengah Malam | Dok Ho/RadarBangsa

Diseret ke Sungai Usai Dihajar! Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Feri di Tengah Malam | Dok Ho/RadarBangsa

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Tim Resmob Polrestabes Semarang bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria di bawah Jembatan Kaligarang, Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, pada Selasa (10/6/2025) sore.

Tak butuh waktu lama, dua pelaku berhasil ditangkap kurang dari tujuh jam setelah kejadian. Keduanya diamankan tanpa perlawanan di wilayah Banyumanik sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kami menerima laporan dari istri korban pada sore hari. Tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua tersangka hanya beberapa jam kemudian,” ungkap Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, dalam keterangannya, Rabu (11/6/2025).

Peristiwa tragis itu bermula saat korban, Feri (32), warga Kelurahan Bongsari, bersama istri dan beberapa rekannya, termasuk kedua tersangka, menenggak minuman keras di bawah Jembatan Kaligarang sekitar pukul 15.00 WIB.

Istri korban, Reni (24), meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk membeli minuman. Namun, saat kembali satu jam kemudian, ia mendapati suaminya telah meninggal dunia di dasar sungai dengan luka parah di kepala dan wajah.

“Korban diduga dalam keadaan mabuk sempat menantang berkelahi. Kedua tersangka lalu menganiaya korban menggunakan tangan kosong. Setelah tak berdaya, korban diseret dan diceburkan ke sungai,” jelas Kompol Agung.

Hasil pemeriksaan awal tim forensik menyebutkan, korban mengalami luka berat pada bagian kepala, termasuk tiga patah tulang tengkorak dan kerusakan parah di wajah, yang menyebabkan pendarahan otak hingga kematian.

Tersangka pertama diketahui bernama Bambang Tristiyanto alias Yanto (32), buruh asal Magelang yang tinggal di kos kawasan Pusponjolo Selatan, Semarang Barat. Sementara tersangka kedua adalah Muhammad Adi Ramadhan alias Adi (28), karyawan swasta asal Ngemplak Simongan, Semarang Barat.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu kaos kuning, topi hitam bertuliskan ‘Adidas’, satu unit sepeda motor Yamaha Alfa warna biru tanpa pelat nomor, serta celana pendek motif kotak-kotak warna abu-abu yang digunakan saat kejadian.

Kedua pelaku kini mendekam di tahanan dan dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Kasus ini menjadi prioritas kami. Penyidik masih mendalami motif dan kemungkinan adanya pelaku lain. Kami pastikan proses hukum berjalan tegas dan transparan,” tegas Kompol Agung.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru