Gerai Sembako KDMP di Dukuh Agung Resmi Dibuka, Polsek Tikung Turut Hadir

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerai Sembako KDMP Desa Dukuhagung resmi dibuka dan dihadiri jajaran kecamatan, TNI–Polri, serta pengurus koperasi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gerai Sembako KDMP Desa Dukuhagung resmi dibuka dan dihadiri jajaran kecamatan, TNI–Polri, serta pengurus koperasi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Grand opening Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Dusun Kacangan, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Lamongan, pada Senin (1/12/2025), menjadi penanda babak baru upaya penguatan ekonomi desa. Gerai yang berlokasi di sebuah ruko itu kini resmi beroperasi setelah dibuka bersama jajaran pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, serta unsur organisasi masyarakat.

Acara pembukaan berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB dan dihadiri Camat Tikung Sujirman Sholeh, S.E., M.M., Danramil Tikung Kapten Cke Slamet Purwanto, perwakilan Polsek Tikung Ipda Andi Nurcahya, Bhabinkamtibmas Aipda Moh. Muhtadi, Babinsa Serda Fadly La Saole, Kepala Desa Dukuhagung Agus S., Ketua KDMP M.Hadi Suwarno, perwakilan Yayasan Ponpes Sunan Drajat Anuril Khakim, serta Direktur Bumdes Mahfud Aly.

Dalam sambutannya, Camat Tikung menegaskan bahwa kehadiran gerai sembako desa bukan sekadar proyek seremonial, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan harga kebutuhan pokok yang stabil dan mudah dijangkau masyarakat. “Koperasi harus menjadi penggerak ekonomi dari bawah. Dengan adanya gerai sembako ini, warga tidak hanya mendapat akses barang lebih murah, tetapi juga peluang ekonomi baru,” ujar Sujirman.

Menurutnya, desa-desa saat ini dituntut mampu membangun sistem ekonomi mandiri agar tidak bergantung pada pasar eksternal. Ia berharap gerai sembako KDMP menjadi contoh praktik pengelolaan koperasi yang sehat dan profesional.

Ketua KDMP M.Hadi Suwarno , menyampaikan bahwa pendirian gerai ini merupakan hasil musyawarah dan dorongan masyarakat yang menginginkan distribusi sembako lebih teratur dan transparan. “Kami ingin gerai ini menjadi tempat belanja yang aman, mudah, dan menguntungkan warga. Semua harga akan dipantau secara berkala agar tetap kompetitif,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Direktur Bumdes Mahfud Aly yang melihat gerai sembako sebagai bagian dari rantai ekonomi desa. Ia menuturkan, ke depan, Bumdes siap bersinergi untuk memperluas usaha, termasuk pendistribusian produk lokal. “Kolaborasi antara Bumdes dan koperasi penting untuk memperkuat ekonomi desa. Dengan struktur ini, perputaran uang akan tetap berada di lingkungan masyarakat,” katanya.

Perwakilan Yayasan Ponpes Sunan Drajat, Anuril Khakim, menambahkan bahwa keberadaan gerai sembako juga membuka ruang edukasi ekonomi bagi generasi muda. “Model bisnis koperasi yang sehat dapat menjadi pembelajaran praktik ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Acara pembukaan ditutup dengan doa dan ramah-tamah singkat. Warga sekitar yang hadir mengaku senang karena kini memiliki pilihan berbelanja yang lebih dekat dan terjangkau. “Kalau nanti harganya stabil, kami tidak perlu jauh-jauh ke kota,” ujar seorang warga yang ditemui usai acara.

Dengan hadirnya gerai sembako KDMP, Pemerintah Desa Dukuhagung berharap distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih merata sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Gerai ini juga diproyeksikan menjadi pusat layanan distribusi bantuan pangan apabila dibutuhkan di masa mendatang.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru