Gerakan Literasi Asahan 2025, Ini Pesan Bupati

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelantikan Bunda Literasi dan pembukaan lomba minat baca di Asahan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana pelantikan Bunda Literasi dan pembukaan lomba minat baca di Asahan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali memperkuat gerakan literasi dengan melantik Bunda Literasi Kabupaten Asahan Tahun 2025 dan membuka rangkaian lomba minat baca yang digelar di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip, Selasa (25/11). Agenda ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan budaya membaca yang dinilai masih rendah di kalangan pelajar.

Sebanyak 346 siswa dari berbagai sekolah mengikuti tujuh kategori lomba literasi yang akan berlangsung hingga 27 November 2025. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Asahan, Drs. Ilham, M.M., menyebut peran Bunda Literasi sangat penting dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk lebih dekat dengan buku.
“Bunda Literasi kami harapkan menjadi inspirator yang mampu membawa semangat membaca ke lingkungan paling kecil, yaitu rumah,” ujarnya.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., yang melantik Ny. Yusnila Indriati Taufik ZA sebagai Bunda Literasi, menegaskan perlunya terobosan baru agar minat baca naik secara signifikan. Ia bahkan menginstruksikan perpustakaan daerah untuk menyiapkan skema reward bagi anak-anak yang rajin datang membaca.
“Kami sedang menyiapkan hadiah berupa handphone bagi pelajar yang konsisten berkunjung dan membaca. Ini bentuk apresiasi sekaligus stimulus,” kata Taufik.

Ia juga mengingatkan bahwa tingkat minat baca siswa Asahan masih rendah.
“Generasi muda tidak boleh jauh dari buku. Kesejahteraan masa depan hanya dapat dicapai bila mereka memahami dunia, dan membaca adalah pintu utamanya,” tegasnya.

Di sela kegiatan, Bupati juga berdialog dengan kelompok tuna rungu sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kelompok inklusif dalam akses literasi.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan berharap gerakan membaca menjadi kebiasaan harian dan fasilitas perpustakaan dapat dimaksimalkan oleh masyarakat.

Lainnya:

Penulis : Joko

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru