LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha mulai disorot masyarakat. Menjawab kondisi itu, Pemerintah Kota Lubuk Linggau menggelar Gerakan Pangan Murah dengan harga sembako bersubsidi di Kantor Camat Lubuk Linggau Timur I, Kamis (21/5/2026).
Program yang dibuka langsung Wali Kota Lubuk Linggau, Rachmat Hidayat, itu langsung disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibanding pasar.
“Melalui Gerakan Pangan Murah pemerintah hadir untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Rachmat Hidayat.
Dalam program tersebut, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga distributor dan mendapat subsidi langsung dari pemerintah. Beras SPHP ukuran 5 kilogram misalnya, mendapat potongan harga sekitar Rp10 ribu per karung.
Tak hanya beras, beberapa komoditas lain juga memperoleh subsidi sekitar Rp5 ribu. Langkah ini dinilai penting untuk menekan dampak kenaikan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Rachmat menegaskan, distribusi bahan pangan juga diawasi ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan masyarakat kecil.
“Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan, terutama menjelang Idul Adha saat permintaan pasar meningkat,” katanya.
Ia menilai stabilitas harga pangan menjadi isu penting yang langsung berkaitan dengan daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah memilih turun langsung melalui operasi pasar murah bersubsidi.
“Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya antrean pembelian sembako sejak kegiatan dibuka. Banyak warga mengaku terbantu karena harga kebutuhan pokok di pasar mulai mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan H Tegi Bayuni, Kepala Dinas Pertanian Hj Dwi Eri Yanti, Kepala Dinas Perhubungan H Hendra Gunawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Medho Line SW, Kasat Pol PP Fahrizal Raharja, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
“Pemerintah berharap Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu menjaga kestabilan pasokan dan ketahanan pangan masyarakat di tengah tekanan harga kebutuhan pokok, “pungkasnya.
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar