Gerakan Pangan Murah di Probolinggo, Upaya Kendalikan Harga dan Ringankan Beban Warga

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyerahkan paket beras murah kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Kedopok, Sabtu (30/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyerahkan paket beras murah kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Kedopok, Sabtu (30/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Probolinggo bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di lima kecamatan pada Sabtu (30/8/2025). Program ini disambut antusias warga karena menawarkan harga bahan pokok lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan inflasi daerah.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan pasar murah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi. “Gerakan pangan murah kami hadirkan di lima kecamatan untuk menekan harga, terutama beras, minyak goreng, dan bawang merah. Dengan begitu stok aman hingga Desember dan masyarakat terbantu,” katanya saat meninjau pelaksanaan GPM di Kecamatan Kedopok.

Aminuddin menambahkan, program ini sekaligus mengantisipasi surplus hasil panen di akhir tahun. “Jika distribusi tidak lancar, hasil panen bisa menumpuk tanpa gudang penyimpanan, seperti yang pernah terjadi. Karena itu GPM tepat sekali, selain menjaga harga, juga menyiapkan ruang jelang panen raya Desember nanti,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Bulog. Wakil Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Zaki, memastikan stok pangan aman di tiga wilayah cakupan, yakni Kota dan Kabupaten Probolinggo serta Kabupaten Lumajang. “Stok beras kami saat ini sekitar 90 ribu ton, cukup untuk dua tahun. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Dalam GPM, kami bisa menyalurkan 20 sampai 50 ton beras untuk menstabilkan harga,” ujarnya.

Bulog juga menggandeng koperasi lokal, termasuk Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sukoharjo, untuk menyalurkan beras dengan harga sesuai HET. “Beras medium dijual maksimal Rp12.500/kg, sehingga harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambah Zaki.

Meski demikian, tantangan masih ada pada komoditas bawang merah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, Aries Santoso, mengungkapkan harga bawang tetap tinggi karena distribusi banyak mengalir ke luar daerah. “Produksi bawang merah di Probolinggo sebenarnya mencukupi bahkan bisa diekspor. Namun distribusinya tidak merata. Melalui Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ASMI), kami dampingi petani dan pedagang agar pasokan lokal lebih terjamin,” tuturnya.

Masyarakat pun menyambut baik program ini. Siti Nurhayati, warga Kedopok, mengaku terbantu dengan harga pangan murah. “Berasnya lebih murah dari pasar. Lumayan sekali untuk kebutuhan rumah tangga. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ucapnya.

Lainnya:

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB