Gubernur Jawa Timur Khofifah Tutup Riyayan Idul Fitri 1447 H di Surabaya, 250 Ojol Dapat Sangu dan Sembako

Selasa, 24 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat bersilaturahmi dengan pengemudi ojol di Surabaya, Senin (23/03/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat bersilaturahmi dengan pengemudi ojol di Surabaya, Senin (23/03/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup rangkaian riyayan Idul Fitri 1447 H dengan bersilaturahmi bersama 250 pengemudi ojek online (ojol) di kediamannya di Jemursari, Surabaya, Senin (23/3). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap pekerja sektor informal.

Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, di mana para pengemudi ojol menikmati suasana Lebaran sekaligus mendapatkan perhatian langsung dari pimpinan daerah.

Sejak pukul 18.00 WIB, ratusan pengemudi ojol dari wilayah Surabaya dan sekitarnya mulai berdatangan ke lokasi. Mereka disambut dengan berbagai hidangan kuliner yang disediakan oleh pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.

Suasana akrab terasa ketika Khofifah hadir dan menyapa satu per satu pengemudi. Tanpa sekat, ia berbaur dan berbincang santai, menciptakan momen kekeluargaan yang jarang dirasakan para pekerja sektor informal di tengah kesibukan mereka.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pengemudi ojol dalam mendukung mobilitas masyarakat serta roda perekonomian daerah.

“Terima kasih semua sudah hadir. Alhamdulillah malam ini kita bisa bersilaturahim dalam suasana penuh persaudaraan. Panjenengan semua adalah pejuang keluarga yang memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Khofifah.

Ia juga menegaskan bahwa momentum Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk saling menguatkan, terutama bagi pekerja informal yang tetap bekerja di tengah suasana hari raya.

“Mudah-mudahan Allah mudahkan semua urusan kita, anak-anak kita menjadi generasi yang sholeh sholehah, dan hidup kita penuh keberkahan,” imbuhnya.

Perwakilan pengemudi ojol, Yuliawati, mengaku bersyukur bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut. Ia menilai perhatian pemerintah terasa nyata hingga ke lapisan masyarakat kecil.

“Kebaikan Ibu Khofifah sangat kami rasakan. Dari awal sampai di sini, kami disambut hangat. Bahkan kami bisa membawa keluarga, jadi momen Lebaran terasa lengkap,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi pelaku UMKM. Pedagang di sekitar lokasi merasakan peningkatan penjualan selama acara berlangsung.

Salah satu pedagang minuman, Hadi, mengaku omzetnya meningkat signifikan. Hal serupa disampaikan pedagang makanan ringan, Sumarsih, yang mendapatkan tambahan penghasilan menjelang mudik Lebaran.

Di sisi lain, kegiatan ini juga mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperhatikan kesejahteraan pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojol yang menjadi tulang punggung banyak keluarga.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Khofifah menyerahkan sangu dan paket sembako kepada para pengemudi ojol dan masyarakat yang hadir. Langkah ini menjadi simbol kepedulian sekaligus penguatan solidaritas sosial di momentum Idul Fitri.

“Harapan kami, kebersamaan seperti ini bisa terus terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Berita Terbaru