Gubernur Khofifah Hadiri Musyawarah Wilayah IV IKA UNAIR Sulsel, Tekankan Sinergi Riset dan Konektivitas Indonesia Barat – Timur

Sabtu, 18 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,RadarBangsa.co.id – Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) IV dan Ramah Tamah IKA UNAIR Sulawesi Selatan yang digelar di Hall Maroa, The Rinra Makassar, Kamis (16/4).

Dalam kesempatan ini, Khofifah menekankan pentingnya penguatan sinergi riset dan konektivitas pembangunan antara Indonesia Barat dan Timur secara inklusif berbasis prinsip _no one left behind_. Hal ini sejalan dengan peran IKA UNAIR saat ini semakin strategis, khususnya dalam memperkuat kolaborasi lintas wilayah berbasis riset dan data.

“Sinergi menjadi kata kunci. Kita harus memastikan konektivitas Barat dan Timur terbangun dengan kuat, inklusif, dan berbasis riset, sehingga tidak ada yang tertinggal. _No one left behind_,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa peran IKA UNAIR semakin strategis dalam menjembatani kolaborasi lintas wilayah, khususnya dalam membangun ekosistem riset dan data yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.

Dalam konteks kawasan timur Indonesia, ia menilai keberadaan perguruan tinggi seperti Universitas Hasanuddin memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, data, riset, dan inovasi.

“Kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta sektor publik harus terus diperkuat. Ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Sebagai contoh praktik baik, Khofifah memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Jawa Timur yang lahir dari sinergi multipihak. Di sektor pendidikan, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah siswa SMA/SMK terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes selama tujuh tahun berturut-turut.

“Capaian ini lahir dari kolaborasi yang terstruktur. Ada sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah, sehingga pembinaan talenta bisa berjalan berkelanjutan,” katanya.

Di sektor pertanian, Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur telah mencapai kedaulatan pangan.

“Ini juga hasil sinergi. Mulai dari riset pertanian, pendampingan petani, hingga kebijakan publik yang saling terintegrasi, sehingga Jawa Timur tidak hanya mencapai ketahanan, tetapi sudah pada level kedaulatan pangan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Khofifah, sektor peternakan dan perikanan juga menunjukkan kinerja yang positif, didukung oleh keberadaan Balai Besar Inseminasi Buatan milik Kementan yang ada di Jawa Timur sebagai pusat pengembangan dan distribusi bibit unggul ternak. Hal ini turut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan produksi unggulan nasional.

“Capaian ini tidak berdiri sendiri. Kuncinya ada pada SDM yang disiapkan secara serius melalui sinergi. PR kita adalah pertama SDM, kedua SDM, dan ketiga SDM. Maka sinergi antara PTN, PTS, dan sektor publik bersama pemerintah daerah harus terus diperkuat agar kita bisa menyiapkan SDM unggul dan kompetitif,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil IV sekaligus mengucapkan selamat kepada Andi Marhamah yang terpilih sebagai Ketua IKA UNAIR Sulawesi Selatan periode 2025 – 2030.

“Selamat atas terlaksananya Muswil IV IKA UNAIR Sulsel dan selamat kepada Ibu Andi Marhamah. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat sinergi alumni,” ujarnya.

Di akhir, Khofifah berharap Muswil IV IKA UNAIR Sulawesi Selatan dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring alumni serta mendorong kolaborasi riset lintas wilayah yang berdampak pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi, kita bisa tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru