Gubernur Khofifah Pastikan Dukungan Jawa Timur Mengalir untuk Pengungsi Pidie Jaya Aceh

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan di Pidie Jaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan di Pidie Jaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PIDIE JAYA, RadarBangsa.co.id — Ribuan warga di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, masih harus bertahan di pusat-pusat pengungsian pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut. Di tengah situasi pemulihan yang berjalan bertahap, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir untuk meninjau langsung kondisi para penyintas sekaligus memastikan bantuan Jatim tersalurkan dengan baik.

Suasana Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima terlihat penuh saat rombongan tiba. Para pengungsi berdiri menyambut meski kelelahan masih tampak di wajah mereka. Khofifah menyalami sejumlah warga sembari menanyakan kondisi kesehatan mereka. “Kami ingin memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, terutama kesehatan,” ujarnya.

Dari dialog singkat dengan warga, Khofifah mencatat banyak pengungsi yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan. Sebagian mengalami gatal-gatal akibat lembapnya tempat tinggal sementara. Ada pula lansia yang membutuhkan obat rutin. Menyikapi kebutuhan itu, ia langsung menginstruksikan pengiriman tim medis tambahan.

“Kami akan menambah tenaga medis untuk memastikan layanan kesehatan merata,” tegasnya.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi ikut mendampingi kunjungan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Jatim. “Bencana kali ini berdampak cukup luas. Bantuan yang datang ini meringankan beban pemerintah daerah,” katanya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa bencana mengakibatkan 42.453 warga mengungsi. Rumah rusak mencapai lebih dari 10 ribu unit, sementara akses jalan dan jembatan pada 240 titik terputus. Kerusakan lahan pertanian juga mengancam mata pencaharian warga dalam jangka panjang.

Khofifah menjelaskan bahwa dari lima truk logistik bantuan Jatim, satu di antaranya dialokasikan khusus untuk Pidie Jaya. Logistik tersebut meliputi makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan ibadah seperti mukena dan sarung. “Kami ingin warga dapat tetap menjalankan ibadah dengan baik di tengah masa sulit ini,” ujarnya.

Selain bantuan fisik, Jatim juga menggelar kegiatan doa bersama dan sholat gaib di berbagai daerah. Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menjadi salah satu titik utama penyelenggaraan. “Ini bagian dari ikhtiar spiritual. Kami ingin dukungan moral mengalir selain bantuan materi,” tambahnya.

Dalam sesi peninjauan dapur umum, Khofifah meminta agar suplai makanan merata dan tidak hanya terkonsentrasi di area tertentu. Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto menyatakan bahwa dapur umum akan beroperasi 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. “Kami siapkan personel tambahan agar distribusi lebih cepat,” katanya.

Siti Hawa (47), seorang pengungsi, mengaku lega setelah mendapat penjelasan langsung dari Khofifah. “Kami merasa diperhatikan. Setidaknya ada kepastian soal bantuan ke depan,” ujarnya.

Menutup kunjungannya, Khofifah menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh korban bencana. Ia mengajak warga untuk tetap saling menguatkan. “Bencana ini berat, tetapi dengan kebersamaan kita bisa bangkit. Jawa Timur ada di sisi Anda,” ucapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru