Gubernur Khofifah Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil di Pasar Legi Ponorogo

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantauan harga sembako di Pasar Legi Ponorogo oleh Gubernur Khofifah, Minggu 29/3/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemantauan harga sembako di Pasar Legi Ponorogo oleh Gubernur Khofifah, Minggu 29/3/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONOROGO, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan pemantauan langsung harga bahan kebutuhan pokok (bapokting) di Pasar Legi Ponorogo, Minggu (29/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pasca Hari Raya Idulfitri.

Hasil pantauan menunjukkan kondisi pasar relatif terkendali. Distribusi bahan pokok berjalan lancar, dengan harga sebagian komoditas bahkan mengalami penurunan dibandingkan masa Lebaran.

Dalam sidak, Khofifah menyebut daging ayam mengalami penurunan cukup signifikan, dari Rp55 ribu per kilogram saat Lebaran menjadi sekitar Rp38 ribu per kilogram. Sementara itu, komoditas lain seperti beras SPHP, minyak goreng Minyakita, dan daging sapi masih berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, ditemukan harga Minyakita sempat dijual di atas HET. Namun setelah koordinasi dengan pihak terkait, harga kembali disesuaikan. Distribusi beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog juga tetap terjaga, dengan harga beras SPHP sekitar Rp57 ribu per 5 kilogram.

“Di awal Syawal ini kami ingin memastikan distribusi sembako tetap aman dan lancar. Dari hasil pantauan di Pasar Legi Ponorogo, harga terpantau stabil, bahkan sebagian mengalami penurunan,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, monitoring rutin oleh pemerintah daerah sangat penting untuk mencegah potensi lonjakan harga. “Tim Pemkab harus terus melakukan pengawasan agar harga tetap sesuai standar yang berlaku di pasar,” tegasnya.

Stabilitas harga bahan pokok pasca Lebaran menjadi indikator sistem distribusi pangan di Jawa Timur berjalan efektif. Penurunan harga daging ayam dan ketersediaan beras SPHP yang terjangkau diharapkan meringankan beban masyarakat pasca Idulfitri.

Kunjungan Gubernur Khofifah menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas harga pangan. “Secara umum, harga dan ketersediaan stok di pasaran aman dan terkendali,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru