Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Harkitnas 2025, Serukan Kebangkitan Kolektif dan Penguatan Integritas Sistem Kesehatan

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-117 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/5/2025), (Foto: Pemprov Jatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-117 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/5/2025), (Foto: Pemprov Jatim)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerukan semangat kebangkitan kolektif bagi seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Hal ini ia sampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/5/2025).

Dalam amanatnya, Khofifah menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama dalam menghadapi berbagai dinamika, mulai dari ketidakpastian global, krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga transformasi teknologi yang berlangsung cepat.

“Dari Jawa Timur, mari kita wujudkan semangat kebangkitan nasional dengan bangkit secara kolektif. Ini selaras dengan tema nasional: Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat,” ujar Khofifah.

Khofifah juga menegaskan bahwa program-program yang dijalankan Pemprov Jatim terus disinergikan dengan pemerintah pusat, dengan fokus pada keberpihakan kepada rakyat dan pembangunan berkelanjutan.

“Kebangkitan sejati adalah yang tumbuh dari nilai kemanusiaan, berbuah pada keadilan dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Sejumlah langkah konkret disebutkan, antara lain percepatan pengentasan kemiskinan di desa dan kota melalui pendekatan lintas sektoral, peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan konektivitas infrastruktur antarwilayah, serta peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak melalui tata niaga berkeadilan.

Khofifah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun Jawa Timur yang adil, makmur, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Dengan semangat gotong royong, kita buktikan bahwa Jawa Timur mampu menjadi provinsi unggul dan berkelanjutan,” tegasnya.

Masih dalam rangkaian peringatan Harkitnas, Gubernur Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil Dardak dan Kadinkes Jatim Erwin Ashta Triyono menandatangani Pakta Integritas dengan 14 Direktur RSUD milik Pemprov Jatim terkait konsolidasi pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan.

Penandatanganan yang dilakukan di hadapan seluruh peserta upacara tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola layanan kesehatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

“Ini adalah bagian dari kebangkitan sistem pelayanan kesehatan Jatim yang harus bebas dari praktik korupsi, transparan, dan bertaraf internasional,” jelas Khofifah.

Pakta integritas ini memuat enam poin utama, termasuk komitmen untuk tidak terlibat dalam praktik KKN, bersikap transparan dan akuntabel dalam proses pengadaan, serta kesediaan menerima sanksi jika melanggar aturan.

Khofifah menyebut, langkah ini sejalan dengan semangat *Monitoring Center for Prevention* (MCP) dari KPK, yang fokus pada pengawasan dan pencegahan korupsi di tingkat daerah.

“Momentum ini menjadi deklarasi bersama menuju sistem kesehatan yang melayani dengan integritas, sejalan dengan cita-cita kebangkitan nasional,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan penghargaan kepada 10 pemerintah daerah atas pengelolaan jaringan telekomunikasi terbaik, terdiri dari lima kabupaten/kota dan lima sekretariat DPRD se-Jawa Timur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru