Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana ke 982 ASN, Tegaskan Integritas sebagai Nafas ‘Jatim Tangguh Terus Bertumbuh’

Selasa, 14 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (13/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (13/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 982 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penyematan penghargaan berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (13/10), dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 60/TK/Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan disiplin ASN dalam menjalankan tugas kenegaraan serta pelayanan publik. Momentum tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur dengan tema besar “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.”

“Satyalancana Karya Satya bukan sekadar simbol masa kerja, melainkan pengakuan atas integritas dan komitmen panjang ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Sebanyak 982 ASN tersebut terdiri atas penerima masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun, yang terbagi dalam empat sesi. Sesi pertama diikuti ASN dari perangkat daerah Pemprov Jatim, sedangkan sesi kedua hingga keempat diikuti ASN dari lingkungan Dinas Pendidikan.

Khofifah menegaskan, ketangguhan ASN harus berakar pada integritas, loyalitas, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. “Ketangguhan ASN adalah kunci agar Jawa Timur terus bertumbuh. ASN yang tangguh bukan hanya kuat dalam kompetensi, tapi juga dalam akhlak dan dedikasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga memperkenalkan filosofi “JATIM BISA” akronim dari Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi karakter dasar ASN dalam bekerja. “Jika spirit ini hidup di setiap ASN, maka semangat ‘Jatim Tangguh Terus Bertumbuh’ akan benar-benar terwujud,” katanya.

Ia menambahkan, tanda kehormatan ini mesti dimaknai sebagai pengingat moral untuk menjaga martabat profesi dan kedisiplinan. “Integritas adalah modal utama dalam pelayanan publik,” tegas Khofifah.

Selain menyoroti ASN, Gubernur Khofifah juga memberi apresiasi khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan penerima Satyalancana. Ia menekankan pentingnya menjaga prestasi pendidikan yang telah mengharumkan Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita patut bersyukur karena selama enam tahun berturut-turut, lulusan SMA/SMK Jawa Timur menjadi peringkat pertama nasional penerimaan di PTN melalui jalur SNBP,” ungkapnya bangga.

Khofifah juga mengapresiasi kemenangan Jawa Timur dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2025 yang berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya. “Prestasi ini adalah buah kerja keras dan sinergi para guru serta tenaga kependidikan,” ujarnya.

Ia menutup pesannya dengan ajakan agar ASN dan guru terus menjaga semangat pengabdian. “Panjenenganlah penggerak kemajuan. Jaga kemuliaan profesi, karena dari tangan panjenengan lahir generasi emas Jawa Timur,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru