Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Miji Mojokerto : Mitra UMKM, Bukan Pesaing

Senin, 21 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Miji, Kota Mojokerto, Minggu (20/7/2025) | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Miji, Kota Mojokerto, Minggu (20/7/2025) | Foto Dok Ho/RadarBangsa

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Suasana Minggu pagi (20/7) di Kelurahan Miji, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, terasa berbeda dari biasanya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa datang langsung meninjau aktivitas di Koperasi Merah Putih (KMP) Miji, ditemani Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Kehadiran Gubernur Khofifah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap koperasi kelurahan yang tengah digarap serius pemerintah. Ia menelusuri ruangan demi ruangan yang disulap menjadi etalase barang kebutuhan pokok hingga produk UMKM, mulai dari minyak goreng, beras, gula, telur, LPG, hingga camilan lokal dan sepatu sekolah.

Melihat kesiapan koperasi tersebut, Khofifah menyatakan bahwa KMP Miji siap untuk diluncurkan secara resmi. “Saya lihat semuanya sudah siap. Barang tersedia, alur distribusi juga tertata,” ujar Khofifah kepada wartawan usai peninjauan.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar tempat jual beli biasa, melainkan wadah kolaboratif yang dirancang sebagai mitra UMKM. Ia menepis kekhawatiran bahwa kehadiran koperasi akan menyaingi pelaku usaha kecil di sekitarnya.

“Posisi koperasi ini bukan pesaing, tapi justru mitra UMKM. Jadi tidak perlu ada keresahan. Ini bukan kompetitor, tapi penguat ekosistem ekonomi lokal,” tegas mantan Menteri Sosial tersebut.

Khofifah juga mengungkapkan hasil diskusinya bersama pihak Bulog, yang menyepakati bahwa koperasi seperti KMP Miji tidak boleh diposisikan sebagai end user (pengguna akhir), agar distribusi kebutuhan pokok bisa berjalan adil dan efisien. Ia mencontohkan harga beras SPHP di koperasi ini jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pasar.

“Kalau koperasi hanya jadi end user, semua pembelian bisa menumpuk di sini. Padahal seharusnya mereka bisa jadi agen distribusi untuk para pelaku UMKM lain,” jelasnya.

Hal serupa berlaku untuk komoditas lain seperti minyak goreng dan gula. Karena itu, Khofifah mendorong agar regulasi yang belum selaras dengan peran strategis koperasi segera disesuaikan.

“Dengan posisi sebagai distributor atau agen, koperasi ini bisa mengalirkan produk ke pelaku usaha dengan harga lebih kompetitif. Dan ini bisa bersinergi langsung dengan Bulog maupun Pertamina. Sekarang saja elpiji 3 kilo sudah bisa diakses dari sini,” imbuhnya.

Gubernur menekankan pentingnya arus produk yang lancar dan stabil untuk menghindari kekosongan stok. Menurutnya, kepastian pasokan sangat penting agar pelaku usaha tidak terkendala dalam memenuhi permintaan pasar.

Tak hanya meninjau koperasi, Gubernur juga berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Ia menyapa warga yang hadir dan menyerahkan bantuan beras SPHP 5 kilogram kepada para lansia dan keluarga kurang mampu.

Di kesempatan yang sama, Khofifah juga mengapresiasi dua inovasi digital karya Kota Mojokerto yang telah diimplementasikan di koperasi, yakni aplikasi Koroena (Koperasi Roda Ekonomi Nasional) dan Mojosadean.

Koroena berfungsi sebagai alat digital untuk pengelolaan koperasi, termasuk pelaporan keuangan, penilaian kesehatan koperasi, hingga promosi produk kredit dan simpanan. Sedangkan Mojosadean menjadi marketplace bagi UMKM unggulan kota.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ning Ita mengungkapkan bahwa lokasi KMP Miji sangat strategis karena berada di tengah pemukiman padat dan tepat di jalur protokol kota. Ini membuat akses warga terhadap kebutuhan pokok menjadi lebih mudah.

“Distribusi barang sangat lancar, apalagi posisinya ada di kelurahan padat seperti Miji. Warga bisa mengakses sembako dengan cepat dan terjangkau,” ujar Ning Ita.

Koperasi Merah Putih Miji sendiri kini memiliki 78 anggota, dengan area seluas 35 meter persegi. Layanan yang tersedia mencakup penjualan sembako melalui skema RPK (Reseller Pangan Kita), pembayaran tagihan listrik, air, PBB, hingga pendaftaran sub pangkalan elpiji dan pemasaran sepatu sekolah hasil produksi lokal.

Sebagai penutup kunjungan, Khofifah menyebut bahwa koperasi ini menjadi salah satu dari sembilan Koperasi Merah Putih yang akan diluncurkan serentak secara virtual oleh Presiden Prabowo.

“InsyaAllah, semoga peluncurannya lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru