Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo, Produksi Gula Jatim Bikin Optimistis

Kamis, 28 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proses produksi gula di PG Ngadirejo Kediri, Minggu, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proses produksi gula di PG Ngadirejo Kediri, Minggu, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Aktivitas di Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kabupaten Kediri, tampak padat sejak pagi. Truk-truk bermuatan tebu terus berdatangan, antre memasok bahan baku di tengah musim giling 2025 yang disebut menjadi salah satu momentum penting industri gula nasional.

Di tengah tingginya ritme produksi itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau proses pengolahan gula di pabrik milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) tersebut.

Khofifah memantau seluruh tahapan produksi, mulai pembongkaran tebu, proses penggilingan, penyaringan nira, pengkristalan hingga pengemasan gula konsumsi.

Antrean panjang truk tebu menjadi perhatian utama. Kondisi itu dinilai mencerminkan tingginya produktivitas panen sekaligus besarnya harapan petani terhadap musim giling tahun ini.

“Insya Allah antrean ini segera terurai karena beberapa pabrik gula lain juga mulai melakukan penggilingan. Jadi proses perbaikan di berbagai lini terus dilakukan supaya ritme produksi bisa semakin baik,” kata Khofifah.

PG Ngadirejo sendiri menjadi salah satu pabrik gula strategis di Jawa Timur dengan kapasitas giling mencapai 7.000 ton cane per day (TCD). Pada musim giling 2025, total tebu yang berhasil digiling mencapai 10.676.262 kuintal.

Besarnya kapasitas produksi itu kini disorot bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga efisiensi hasil gula yang dihasilkan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong peningkatan rendemen agar produksi gula nasional semakin maksimal.

“Yang diharapkan tentu peningkatan rendemen. Insya Allah musim giling sekarang ini sudah bisa mencapai 8,5 persen. Artinya sudah ada peningkatan dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Dorongan peningkatan produksi gula menjadi semakin penting di tengah kebutuhan konsumsi nasional yang terus meningkat. Jawa Timur saat ini memegang peran vital karena menjadi penyumbang terbesar produksi gula nasional.

Data produksi menunjukkan kontribusi Jawa Timur terhadap gula nasional mencapai 51 persen. Bahkan pada 2025, produksi gula kristal putih Jatim menembus 1.343.995 ton, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Angka tersebut jauh melampaui daerah lain seperti Lampung dengan produksi sekitar 663.198 ton dan Jawa Tengah sebesar 344.243 ton.

Tak hanya itu, berdasarkan Outlook Tebu/Gula 2025 Direktorat Jenderal Perkebunan, rata-rata produksi gula Jawa Timur selama periode 2021–2025 mencapai 1,185 juta ton per tahun.

“Alhamdulillah, target nasional yang diharapkan adalah swasembada gula konsumsi. Maka yang harus terus diperkuat adalah produktivitas dan luas lahan, khususnya di Jatim,” tegas Khofifah.

Di tengah tekanan kebutuhan pangan nasional, sektor pergulaan dinilai menjadi salah satu penyangga penting stabilitas harga dan pasokan konsumsi masyarakat.

Karena itu, Khofifah mengapresiasi sinergi petani tebu, pabrik gula dan sektor perkebunan yang terus menjaga produktivitas di tengah tantangan industri pangan nasional.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petani tebu, pabrik gula, sektor perkebunan serta seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi menjaga produktivitas dan stabilitas gula nasional,” ucapnya.

“Semangat kolaborasi ini menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan swasembada gula nasional tahun 2026 ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi mengungkapkan optimisme serupa. Menurutnya, peningkatan produktivitas tebu di Jawa Timur menjadi modal besar menuju target swasembada nasional.

“Bahkan untuk produktivitas tebu di Jawa Timur tahun ini meningkat 1,5 juta ton dari tahun sebelumnya, kami berharap PG Ngadiredjo menjadi pilar swasembada gula nasional,” tegasnya.

Di akhir kunjungan, Khofifah menuliskan pesan motivasi di karung gula produksi PG Ngadirejo sebagai simbol dukungan bagi industri gula nasional.

“Semangat, sukses, berkah untuk SGN dan pergulaan nasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru