Gudang Rosokan Terbakar di Lamongan, Polisi 110 Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Sukodadi bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan memadamkan kebakaran gudang rosokan di Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Jumat (10/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Sukodadi bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan memadamkan kebakaran gudang rosokan di Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Jumat (10/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Layanan Polisi 110 kembali berperan dalam penanganan keadaan darurat setelah laporan kebakaran sebuah gudang besi tua (rosokan) di Dusun Cuping, Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, ditindaklanjuti dalam waktu singkat, Jumat (10/7) sekitar pukul 03.21 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan gudang beserta isinya mengalami kerusakan yang menimbulkan kerugian materiil.

Sesaat setelah menerima laporan warga, personel Polsek Sukodadi yang dipimpin Kapolsek AKP Joshua Peter Krisnawan bersama anggota langsung menuju lokasi. Petugas melakukan pengamanan area, membantu proses pemadaman, sekaligus memastikan api tidak merembet ke bangunan maupun permukiman di sekitar gudang milik Saipul.

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel kepolisian, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan, perangkat desa, dan warga setempat. Di tengah upaya tersebut, petugas juga mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mendukung penyelidikan.

Hingga api berhasil dipadamkan, penyebab pasti kebakaran masih didalami oleh pihak berwenang. Polisi memastikan situasi di lokasi telah aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui pemicu munculnya api.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengatakan setiap laporan yang masuk melalui Layanan Polisi 110 menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti. Menurutnya, respons cepat menjadi bagian dari upaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan dalam setiap kejadian darurat.

“Layanan Polisi 110 hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian. Polres Lamongan berkomitmen merespons setiap laporan secara cepat agar penanganan di lapangan dapat segera dilakukan dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik maupun sumber api berada dalam kondisi aman. Upaya pencegahan dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan maupun menimbulkan kerugian harta benda.

” Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik maupun sumber api berada dalam kondisi aman,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru