Hadiri Festival Mangrove ke-10 di Tuban, Anggota DPD RI Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Jaga Ekosistem Pesisir

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Lia menghadiri Festival Mangrove Jatim ke-10 di Pantai Panduri, Tuban. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Ning Lia menghadiri Festival Mangrove Jatim ke-10 di Pantai Panduri, Tuban. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

TUBAN, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang dipusatkan di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026). Dalam kesempatan itu, senator yang akrab disapa Ning Lia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui kolaborasi berbagai pihak sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Menurut Ning Lia, festival tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, kelompok tani hutan, dan berbagai elemen lainnya dalam menjaga kawasan mangrove sebagai benteng alami wilayah pesisir.

“Agenda ini menjadi wadah konkret untuk menjaga alam sekaligus mengerek daya tarik wisata di sepanjang kawasan pantai utara,” kata Ning Lia usai kegiatan.

Ia menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, musisi Kaka Slank, jajaran pemerintah daerah, anggota legislatif, hingga masyarakat dinilai menjadi bukti bahwa pelestarian alam membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Ini wujud kolaborasi yang sangat apik. Kehadiran Ibu Gubernur, Kaka Slank, jajaran pemerintah daerah, hingga masyarakat membuktikan bahwa pelestarian alam membutuhkan kerja bersama. Festival ini tidak sebatas seremoni, melainkan media edukasi agar kepedulian publik terhadap lingkungan kian menguat,” jelasnya.

Ning Lia menegaskan, keberadaan hutan mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Menurutnya, pelestarian kawasan pesisir tidak hanya menjaga keseimbangan ekologi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

Kabupaten Tuban, lanjutnya, memiliki potensi maritim yang besar dengan garis pantai sekitar 65 kilometer. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan wisata pesisir berbasis konservasi apabila ekosistem mangrove terus dijaga.

“Menanam mangrove itu sama artinya dengan menanam masa depan ekonomi masyarakat. Apa yang kita tanam hari ini menjadi penyangga lingkungan yang sehat dan membuka peluang pariwisata pesisir yang ramah lingkungan,” paparnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Tuban yang terus merawat kawasan mangrove. Menurutnya, tata kelola wilayah pesisir harus tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan serta menekan alih fungsi lahan yang berpotensi merusak ekosistem.

Peringatan Hari Mangrove yang diwarnai penanaman bibit secara massal itu turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kaka Slank, jajaran Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Tuban, serta berbagai elemen masyarakat.

“Pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Semoga langkah yang dilakukan di Tuban dapat menginspirasi daerah lain untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru