Hari Ibu 22 Desember, Anggota DPD RI Lia Istifhama Tegaskan Ibu Fondasi Bangsa

Senin, 22 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember kembali menjadi ruang refleksi tentang posisi strategis perempuan dalam kehidupan berbangsa. Anggota DPD RI Lia Istifhama menegaskan, Hari Ibu tidak semestinya berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa ibu adalah fondasi utama ketahanan keluarga sekaligus penentu kualitas generasi masa depan.

Menurut Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, kontribusi ibu melampaui peran domestik. Dalam konteks sosial, pendidikan, hingga pembangunan nasional, ibu memiliki pengaruh langsung terhadap pembentukan karakter, nilai, dan daya saing anak-anak Indonesia, terutama di tengah tantangan era digital yang kian kompleks.

“Hari Ibu adalah bentuk pengakuan atas peran strategis perempuan dalam sejarah dan masa depan bangsa. Ibu adalah fondasi pembentuk karakter generasi penerus. Kualitas hidup dan kebahagiaan seorang ibu akan sangat menentukan wajah Indonesia ke depan,” ujar Ning Lia dalam keterangannya, Minggu (22/12).

Putri KH Maskur Hasyim sekaligus keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini menilai, peringatan Hari Ibu juga harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya keadilan dan kesetaraan gender. Ia menekankan bahwa perempuan berhak memperoleh akses setara dalam pendidikan, pekerjaan, perlindungan hukum, serta lingkungan yang aman dari kekerasan dan diskriminasi.

“Hari Ibu adalah simbol persatuan perempuan Indonesia. Di titik inilah kita menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam keberlanjutan bangsa, bukan sekadar pelengkap,” tegasnya.

Dalam perspektif nilai keislaman, Ning Lia menggarisbawahi bahwa kualitas bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dalam keluarga. Ibu, kata dia, adalah al-ummu madrasatul ula atau madrasah pertama bagi anak-anaknya, tempat nilai akidah, akhlak, dan karakter dasar ditanamkan sejak dini.

“Jika kita ingin melihat masa depan bangsa, lihatlah bagaimana para ibu hari ini mendidik anak-anaknya. Dari rumah itulah karakter, etika, dan kecintaan pada ilmu pengetahuan dibentuk,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam dan nilai kemanusiaan universal, ibu dimuliakan sebagai penentu arah keluarga dan peradaban. Menghormati ibu bukan hanya kewajiban moral, tetapi investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi yang berilmu dan bermartabat.

Pada momentum Hari Ibu kali ini, Ning Lia merumuskan konsep nilai CINTA sebagai spirit peran ibu dalam pendidikan generasi, khususnya di era digital. CINTA mencakup Care, kepedulian ibu terhadap perkembangan anak; Integrity, keteguhan dan konsistensi dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara bertahap; Nimble, kepekaan dan respons cepat terhadap kebutuhan anak; Touch, sentuhan fisik dan emosional yang penting bagi perkembangan kognitif dan afektif; serta Advice, nasihat kebajikan sebagai fondasi kebijaksanaan.

“CINTA bukan sekadar afeksi, tetapi bentuk kepemimpinan. Ibu adalah pemimpin pertama dalam kehidupan anak,” ujar Ning Lia, mengutip pesan moral bahwa setiap individu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan moral di era digital, empati dan keteladanan ibu menjadi benteng utama bagi anak-anak. Ketika ibu mampu menjaga, mendidik, dan membahagiakan keluarganya, maka pada saat yang sama ia sedang menyiapkan masa depan bangsa yang lebih kuat dan berkarakter.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru