Hari Kartini, Khofifah Bagi BBM Gratis dan Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan BBM gratis kepada pengemudi ojol perempuan di Malang, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan BBM gratis kepada pengemudi ojol perempuan di Malang, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) gratis dan paket sembako kepada 160 pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang, Rabu (22/4/2026). Program ini menyasar pekerja sektor informal, terutama ojol perempuan yang menghadapi tekanan biaya operasional harian.

Penyaluran dilakukan di SPBU Ciliwung, Kecamatan Purwantoro. Momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk menyoroti peran perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, kebijakan ini bertujuan meringankan beban pengemudi di tengah fluktuasi harga kebutuhan. “Banyak ojol perempuan yang menjadi penopang ekonomi keluarga, bahkan single parent. Ini bentuk perhatian dan dukungan kami,” ujarnya.

Bantuan BBM dinilai berdampak langsung terhadap penghasilan harian ojol. Dengan biaya bahan bakar yang lebih ringan, margin pendapatan diharapkan meningkat dan dapat menopang kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, pembagian sembako menjadi bantalan tambahan bagi kebutuhan pokok keluarga. Program ini juga dirancang untuk menjangkau lebih banyak penerima melalui beberapa titik penyaluran di Jawa Timur.

Khofifah menyebut pengemudi ojol memiliki peran vital dalam layanan transportasi dan distribusi barang. “Mereka garda terdepan mobilitas masyarakat. Kehadiran negara harus dirasakan, terutama bagi sektor informal,” katanya.

Salah satu penerima, Tri Hapsari, mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah tingginya biaya operasional. “BBM adalah kebutuhan utama kami. Bantuan ini benar-benar meringankan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Santi, pengemudi ojol asal Sukun. Ia menilai program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memberi motivasi untuk tetap bekerja produktif.

Melalui program ini, Pemprov Jatim berupaya memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja informal. Khofifah berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih luas.

“Semoga ini menjadi penyemangat agar para ojol tetap optimistis dan terus berkontribusi bagi ekonomi daerah,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru