Inovasi Pemuda Solokuro Tuai Apresiasi Pemkab Lamongan

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Alun-Alun Lamongan, Selasa (28/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Alun-Alun Lamongan, Selasa (28/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id —Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi ajang refleksi bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menegaskan kembali peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Upacara peringatan yang digelar di Alun-Alun Lamongan, Selasa (28/10), berlangsung khidmat dan sarat makna. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti jajaran Forkopimda, pelajar, organisasi kepemudaan, serta komunitas lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lamongan memberikan apresiasi khusus kepada para pemuda berprestasi yang telah memberi kontribusi nyata bagi daerahnya. Salah satunya adalah Kurniawan Adi Prasetyo, pemuda asal Kecamatan Solokuro yang dikenal sebagai penggerak pelestarian benih lokal Nusantara. Melalui inisiatif “Bank Benih Solokuro”, Kurniawan telah menghimpun ratusan varietas benih asli sejak 2014, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus keberlanjutan pertanian ramah lingkungan.

Hingga kini, ia berhasil mengoleksi lebih dari 800 varietas padi lokal, 70 jenis benih jagung, 50 varietas kacang-kacangan, serta sejumlah umbi-umbian khas Nusantara. Tak hanya dikembangkan di Lamongan, benih-benih hasil konservasinya kini telah tersebar hingga ke wilayah Sumatera dan Manado.
“Tujuan utama kami adalah mengangkat kembali benih lokal warisan nenek moyang. Selain memiliki kualitas unggul, benih ini juga menyehatkan dan adaptif terhadap lingkungan,” ujar Kurniawan saat ditemui usai menerima penghargaan.

Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan, semangat yang ditunjukkan Kurniawan menjadi bukti nyata peran pemuda sebagai agen perubahan dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan mendukung penuh kiprah dan eksistensi pemuda. Kita akan terus memperluas ruang partisipasi dan kolaborasi, karena pemuda adalah civil society dan agent of change yang menjadi motor kemajuan Lamongan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Lebih lanjut, Pak Yes menegaskan bahwa pembangunan kepemudaan menjadi salah satu pilar utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Salah satu program prioritas yang sedang digalakkan adalah “Lamongan Generasi Emas”, yakni inisiatif strategis yang bertujuan melahirkan generasi muda unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Program ini dirancang dengan pendekatan holistik, mencakup peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter, pengembangan keterampilan, hingga pemberdayaan potensi di sektor olahraga dan ekonomi kreatif.

“Melalui Lamongan Generasi Emas, kami ingin memastikan bahwa pemuda Lamongan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral, sosial, dan spiritual. Mereka harus siap menjadi tulang punggung pembangunan di masa depan,” tambah Pak Yes.

Kiprah Kurniawan di bidang ketahanan pangan pun diharapkan menjadi inspirasi bagi pemuda lain di Lamongan. Di tengah tantangan modernisasi pertanian dan ancaman punahnya varietas lokal, upaya yang dilakukan pemuda Solokuro ini menjadi simbol keteguhan menjaga kearifan lokal sekaligus menjawab tantangan global.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lamongan tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga refleksi nyata bahwa semangat “Bersatu, Bangun Bangsa” masih relevan dan hidup di tengah masyarakat. Dari tangan-tangan muda seperti Kurniawan, Lamongan membuktikan bahwa kemandirian pangan dan keberlanjutan lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana namun berdampak luas.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional
Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi
Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa
Danramil Turun Tangan di SPPG Sidoarjo, Ingatkan Soal Nyawa di Balik Makanan Warga
Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:20 WIB

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:04 WIB

Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:57 WIB

Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:10 WIB

Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB