Insiden Drone di Ketapang, 15 WNA Asal Beijing Serang Prajurit TNI

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit mobil operasional Toyota Hilux milik karyawan PT SRM mengalami kerusakan akibat insiden penyerangan di area PT SRM, Kabupaten Ketapang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Satu unit mobil operasional Toyota Hilux milik karyawan PT SRM mengalami kerusakan akibat insiden penyerangan di area PT SRM, Kabupaten Ketapang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONTIANAK, RadarBangsa.co.id – Kodam XII/Tanjungpura membenarkan terjadinya insiden penyerangan terhadap empat prajurit Batalyon Zipur 6/SD oleh 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Beijing, China, di kawasan PT SRM, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena terjadi di area latihan militer aktif dan melibatkan penggunaan senjata berbahaya.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr Kolonel Inf Yusub Dody Sandra menyampaikan, kejadian berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu, empat prajurit TNI tengah melaksanakan Latihan Dalam Satuan di area PT SRM ketika menerima laporan dari petugas keamanan perusahaan mengenai aktivitas drone tak dikenal yang terbang rendah di sekitar lokasi latihan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, prajurit TNI melakukan pengecekan lapangan dan bergerak menuju titik yang diduga sebagai lokasi operator drone. Di tempat tersebut, prajurit menemukan empat WNA asal Beijing yang tengah mengendalikan drone.

“Saat anggota kami mencoba meminta keterangan dan melakukan klarifikasi, tiba-tiba muncul 11 WNA lainnya yang langsung melakukan penyerangan secara agresif,” ujar Kolonel Yusub dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Desember 2025.

Menurutnya, penyerangan dilakukan tidak hanya dengan tangan kosong. Para WNA tersebut diduga menggunakan senjata tajam jenis parang, airsoft gun, serta satu unit alat setrum yang berpotensi membahayakan keselamatan personel TNI.

Dalam kondisi jumlah yang tidak seimbang dan situasi yang semakin mengancam, prajurit TNI mengambil langkah taktis dengan menghindari bentrokan terbuka. Mereka memilih mundur ke area perusahaan untuk mengamankan diri, mengendalikan situasi, dan segera melaporkan insiden tersebut kepada komando atas.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu mengakibatkan kerusakan materiil yang cukup signifikan. Satu unit mobil operasional perusahaan jenis Toyota Hilux mengalami kerusakan berat, sementara satu unit sepeda motor Honda Vario milik karyawan PT SRM juga dirusak.

Kodam XII/Tanjungpura menegaskan masih melakukan penyelidikan mendalam dengan melibatkan unsur terkait guna mengungkap motif penyerangan serta tujuan penerbangan drone di area latihan militer tersebut.

“Motif penyerangan dan alasan penggunaan drone di kawasan latihan masih kami dalami. Proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kolonel Yusub Dody Sandra menegaskan.

Lainnya:

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Sumber Berita: Pendam XII/Tpr

Berita Terkait

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB