Jalur Gumitir Resmi Dibuka Lebih Awal, Khofifah: Ekonomi Banyuwangi–Jember Akan Bangkit

Kamis, 4 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana arus lalu lintas di Jalur Gumitir, Jember–Banyuwangi, Kamis (4/9/2025), usai dibuka kembali lebih cepat dari target. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana arus lalu lintas di Jalur Gumitir, Jember–Banyuwangi, Kamis (4/9/2025), usai dibuka kembali lebih cepat dari target. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan Jalur Gumitir kembali dibuka pada Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Keputusan ini lebih cepat 20 hari dari target semula, yakni 24 September 2025.

“Alhamdulillah Jalur Gumitir sudah dibuka kembali mulai dini hari ini. Semoga pembukaan jalur ini memudahkan konektivitas, mempercepat arus barang, jasa, dan orang, sekaligus membuka kembali geliat ekonomi masyarakat,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Jalur nasional yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi ini merupakan salah satu urat nadi transportasi di Jawa Timur. Selama lebih dari sebulan terakhir, akses tersebut ditutup akibat longsor di KM 233+500 dan KM 235+650 pada 24 Juli 2025. Kondisi itu sempat memutus rantai distribusi dan memperlambat roda ekonomi masyarakat di kawasan tapal kuda.

Khofifah menjelaskan, dengan dibukanya kembali jalur ini, arus lalu lintas seluruh jenis kendaraan kembali dinormalkan. Meski begitu, ia mengingatkan pengendara tetap berhati-hati.

“Setelah dibuka, Jalur Gumitir akan dinormalkan untuk semua kendaraan. Namun masyarakat tetap perlu waspada karena terdapat rambu dan marka jalan baru yang dipasang demi keselamatan,” katanya.

Percepatan pembukaan jalur diputuskan setelah rapat koordinasi antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali, Ditlantas Polda Jatim, Satlantas Polresta Banyuwangi, serta Dinas Perhubungan dan Bina Marga dari Kabupaten Jember dan Banyuwangi.

Khofifah menambahkan, pekerjaan utama penanganan longsor, termasuk bore pile, sudah rampung pada 17 Agustus 2025. Sementara pengaspalan badan jalan selesai 1 September 2025.

“Meski pekerjaan mayor sudah tuntas, masih ada pekerjaan minor seperti bahu jalan, drainase, dan perlengkapan jalan yang akan diselesaikan hingga akhir Desember,” jelasnya.

Selain itu, inspeksi keselamatan jalan juga akan dilakukan, termasuk pemasangan penerangan dan perlengkapan lalu lintas tambahan. Sebagai langkah antisipasi, personel dan alat berat tetap disiagakan di lokasi rawan longsor.

“Pengaturan lalu lintas dibantu Polres Jember, Dinas Perhubungan, serta relawan Gumitir. Semua dilengkapi perlengkapan keselamatan kerja seperti water barrier, safety line, rotary lamp, dan rambu sementara,” terang Khofifah.

Gubernur Jawa Timur itu optimistis pembukaan Jalur Gumitir akan berdampak langsung pada pemulihan ekonomi masyarakat, terutama sektor perdagangan dan UMKM.

“Semoga sektor perekonomian bisa cepat pulih. Lapak pedagang maupun usaha kecil menengah bisa kembali bergerak, mobilitas warga lancar, dan roda ekonomi Jember–Banyuwangi kembali tumbuh,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru