JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memperkuat langkah antisipasi potensi konflik hubungan industrial menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan mengaktifkan sistem deteksi dini serta Posko Satuan Tugas (Satgas) Tunjangan Hari Raya (THR).
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengupahan dan Tim Deteksi Dini Permasalahan Hubungan Industrial yang digelar di Aula Bawah Pemkab Jember, Jumat (27/2/2026). Langkah ini menjadi strategi preventif pemerintah daerah guna memastikan stabilitas ketenagakerjaan sekaligus menjaga kondusivitas ekonomi menjelang Lebaran.
Kepala Disnaker Jember, Drs. Hadi Mulyono, M.Si, menegaskan bahwa kepatuhan perusahaan terhadap pemenuhan hak pekerja, khususnya pembayaran THR, menjadi perhatian utama pemerintah daerah setiap tahun.
Menurutnya, Posko Satgas THR telah diaktifkan sejak 25 Februari 2026 sebagai pusat layanan pengaduan, konsultasi, sekaligus mediasi antara pekerja dan perusahaan.
“Posko ini terbuka bagi pekerja yang merasa haknya belum terpenuhi maupun perusahaan yang membutuhkan pendampingan teknis terkait mekanisme pembayaran THR sesuai regulasi,” ujar Hadi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Jember, Drs. Imam, MM, menyampaikan bahwa tim deteksi dini memiliki peran strategis dalam memantau dinamika hubungan industrial di lapangan. Kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, hingga akademisi dinilai mampu mencegah potensi perselisihan sejak awal.
Evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan permasalahan hubungan industrial di Jember relatif minim dan seluruhnya dapat diselesaikan melalui mekanisme mediasi tanpa eskalasi konflik.
Dalam rakor tersebut juga ditegaskan kembali bahwa perusahaan wajib membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Disnaker memastikan pengawasan akan dilakukan secara intensif guna mencegah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan keresahan pekerja.
“Harapannya, hubungan industrial tetap harmonis sehingga aktivitas ekonomi dan ketenangan masyarakat menjelang Lebaran dapat terjaga,” pungkas Imam.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar