Jember di Tangan Gus Fawait : UHC Gratis Jalan, PAD Melejit 32% dalam Setahun

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Gus Fawait saat refleksi setahun kepemimpinan di Jember, Jumat (20/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Gus Fawait saat refleksi setahun kepemimpinan di Jember, Jumat (20/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Setahun memimpin Kabupaten Jember, Bupati Jember Gus Fawait menegaskan fokus pemerintahannya pada penguatan pelayanan dasar dan stabilitas fiskal. Refleksi bertajuk “Setahun Berkarya, Maju Bersama Rakyat” digelar di Jember, Jumat (20/2/2026), tepat satu tahun setelah pelantikan serentak kepala daerah oleh Presiden pada 20 Februari 2025.

Dalam paparannya, Gus Fawait mengungkapkan kondisi awal pemerintahan yang diwarnai tekanan fiskal dan tingginya angka kemiskinan. Di sektor kesehatan, tiga rumah sakit daerah menanggung beban utang hingga Rp214 miliar, berdampak pada operasional dan suplai kebutuhan medis.

Menjawab situasi tersebut, Pemkab Jember menerapkan kebijakan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Sejak 1 April 2025, warga cukup menunjukkan KTP untuk mengakses layanan kesehatan tanpa surat keterangan tidak mampu. Kebijakan ini disebut tidak hanya memperluas akses kesehatan, tetapi juga memperbaiki arus kas rumah sakit daerah yang kini menunjukkan peningkatan pendapatan.

“2025 adalah tahun fondasi. Kita pastikan pelayanan dasar berdiri kokoh agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Gus Fawait.

Di bidang administrasi kependudukan, Pemkab menghadirkan 68 ribu blanko KTP untuk menuntaskan tunggakan pencetakan periode 2019–2024. Melalui program PETA CINTA, layanan cetak KTP kini dapat dilakukan di kecamatan, memangkas waktu dan biaya warga yang sebelumnya harus ke pusat kota.

Sektor pendidikan juga menjadi prioritas. Data menunjukkan 1.532 gedung sekolah mengalami rusak berat. Setelah pembaruan data Dapodik, Jember memperoleh dukungan revitalisasi sekolah terbesar dari pemerintah pusat sepanjang sejarah daerah tersebut. Selain itu, hampir 8.000 mahasiswa menerima beasiswa afirmasi ekonomi hingga lulus, termasuk skema khusus santri.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah mengoptimalkan lahan, menyalurkan bantuan alat dan benih, serta memperkuat infrastruktur. Total anggaran pertanian 2025 dari APBN dan APBD diklaim terbesar dalam empat dekade terakhir.

Menghadapi kebijakan efisiensi transfer pusat, Pemkab Jember memilih strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan tarif pajak. Melalui optimalisasi potensi dan penertiban kebocoran, PAD Jember meningkat sekitar 32 persen, salah satu yang tertinggi di Jawa Timur.

“Tahun 2026 adalah percepatan. Fondasi sudah kita bangun, kini saatnya akselerasi pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru