Kabupaten Lamongan Pemasangan Sambungan Air Gratis, Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 4 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saat petugas melakukan SR ( Dok Foto Kmf)

Saat petugas melakukan SR ( Dok Foto Kmf)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tingkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan untuk masyarakat pedesaan, sebanyak 1.035 rumah Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Lamongan menerima pemasangan sambungan air minum gratis.

Dikatakan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (Perkim) Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Achmadi, saat ditemui di kantornya, Rabu (4/10/2023), pemasangan sambungan air minum tersebut guna meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat, melalui tersedianya air minum yang bersih untuk masyarakat pedesaan.

“Adanya sistem air bersih desa yang efektif, tentu ini nanti akan membeirkan dampak positif diberbagai hal untuk masyarakat pedesaan. Akses air bersih yang memadahi nantinya dapat diperuntukan dalam keperluan sehari-hari, seperti minum, mandi, dan mencuci. Sehingga akan berseriring dengan meningkatnya kesehatan, sanitasi masyarakat, dan membantu meningkatkan produktivitas untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Yunan.

Di Tahun 2023 ini alokasi program hibah air minum pedesaan (HAMP) yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Lamongan sebesar 2 Milyar Rupiah dari Kementrian PUPR. Besaran tersebut dialolasikan untuk 1.035 sambungan rumah (SR) yang tersebar di 12 desa.

“Tahun ini kita mendapatkan alokasi 2 milyar dari pemerintah pusat. Yang kita alokasikan ke 12 desa. Dimana secara keseluruhan mendapat SR sebanyak 1.035 SR. Dan alhamdulillah progres fisik di lapangan sudah terbangun 100%, sesuai target dari pusat untuk pasangan SR maksimal Minggu ke 2 Oktober 2023,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Yunan, lokasi sasaran HAMP merupakan daerah yang pernah mendapatkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang didukung surat keterangan kelayak dan rekomendasi untuk pengembangan layanan (idle capacity).

Sedangkan, penerima manfaat HAMP merupakan masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki daya listrik terpasang pada rumah tangga sebesar ≤ 1.300VA atau tidak memiliki sambungan listrik, serta bersedia memenuhi persyaratan sebagai pelanggan hippam.

Untuk mendukung terealisasinya program tersebut, Dinas Perkim Lamongan terus berupaya mengurangi gap cakupan pelayanan terhadap target universal akses air minum, serta meminimalisir idle capacity (kapasitas air minum PDAM yang belum termanfaatkan) utamanya di perdesaaan.

Yunan berharap, program HAMP tersebut dapat terus berkelanjutan dan diikuti oleh Pemkab Lamongan untuk menghdirkan 100% air minum layak.

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru