KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kepala Desa Magelung, Muhammad Edi, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program Speling (Dokter Spesialis Keliling) yang digelar di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Kamis (4/6/2026).
Edi mengatakan program yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya maupun menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit.
“Program ini sangat membantu warga karena bisa mengakses layanan kesehatan lebih dekat. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis ini sebaik mungkin,” kata Edi di Kantor Desa Magelung.
Pada pelaksanaan Program Speling kali ini, warga memperoleh layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan dari sejumlah dokter spesialis yang hadir langsung di desa. Kehadiran tenaga medis spesialis tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami kendala jarak dan waktu untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Edi menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Menurutnya, dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat dapat segera memperoleh penanganan yang tepat sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
“Jangan menunggu sakit parah baru berobat. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan untuk memeriksakan kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kaliwungu Selatan, dr. Erna Ridawati, menjelaskan Program Speling menghadirkan sejumlah dokter spesialis ke desa, mulai dari spesialis penyakit dalam, kandungan (obgyn), anak, paru, hingga kesehatan jiwa.
Ia mengatakan program tersebut bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, Program Speling juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya skrining kesehatan untuk mencegah berbagai penyakit, seperti hipertensi, diabetes, kanker serviks, hingga tuberkulosis (TBC).
Sekitar 100 warga tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.
Salah seorang warga, Sudarwati, mengaku bersyukur dapat memeriksakan kondisi kakinya sekaligus membawa anaknya yang mengalami masalah berat badan tanpa dipungut biaya.
“Warga sangat terbantu karena bisa mendapatkan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis tanpa harus mengeluarkan biaya,” katanya.
Hal senada disampaikan Sukaemi. Ia mengaku terbantu dengan adanya Program Speling karena dapat memeriksakan keluhan demam yang dialaminya tanpa harus pergi jauh ke fasilitas kesehatan.
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar