LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran yang menghanguskan kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Alam Bersatu Jaya di Jalan Suwoko No. 59, Kelurahan Tlogoanyar, Kabupaten Lamongan, Jumat (17/7/2026) dini hari, masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya, Miftah Zaini, S.Pd., meminta pengusutan dilakukan secara profesional dan transparan.
Miftah mengatakan, saat peristiwa terjadi seluruh pengurus harian organisasi tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di Hotel Telaga Mas, Sarangan, Magetan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari sejak Rabu hingga Jumat.
“Atas kejadian ini kami berharap Polres Lamongan melalui tim identifikasi bekerja profesional. Ada banyak kejanggalan atas terbakarnya kantor kami,” ujar Miftah, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, Aliansi Alam Bersatu Jaya berharap penyebab kebakaran dapat diungkap secara terang sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Organisasi tersebut juga meminta seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP Lamongan Achmad Edwyn Enedi menjelaskan laporan kebakaran diterima pada pukul 03.58 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dua menit kemudian dan tiba sekitar pukul 04.05 WIB.
“Kami mengerahkan dua unit armada dan tujuh personel menuju tempat kejadian kebakaran untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat,” kata Edwyn.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu kamar di dalam bangunan. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar di lokasi. Kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta, namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan laporan kebakaran yang diterima pihak kepolisian pada pukul 04.12 WIB. Setelah menerima laporan, aparat langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara.
“Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang bersama Tim Pamapta dan Unit Identifikasi Satreskrim melakukan TPTKP, evakuasi serta pengumpulan bukti awal,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih didalami penyidik. Polisi juga masih melakukan pendataan kerugian dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk memastikan sumber api yang menghanguskan kantor organisasi tersebut.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar