Kapolres Kendal Tegas Tangani Tawuran Geng, Warga Diminta Aktif Jaga Keamanan

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar komitmen dalam menangani aksi tawuran dua kelompok yang menamakan diri Geng Allstar dan Gengster di Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu 19/4/ sekitar pukul 03.00 WIB itu sempat membuat resah warga dan menjadi sorotan publik setelah video berdurasi 36 detik beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kedua kelompok terlihat saling serang menggunakan senjata tajam dan kayu di Jalan Dewi Shinta.

Kapolres menyatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Polisi turun ke lokasi untuk mengamankan situasi serta melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik bentrokan tersebut.

“Kami sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Hendry, Senin 20/4/2026, kepada RadarBangsa.co.id.

Ia juga menyoroti dampak serius dari kejadian tersebut, termasuk adanya warga yang menjadi korban saat mencoba melerai. Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Tak hanya itu, aksi anarkis tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga setelah para pelaku merangsek masuk ke area permukiman.

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi kekerasan yang mengganggu ketertiban masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau tindakan kriminal ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif bentrokan antar kelompok tersebut. Sementara itu, aparat meningkatkan kewaspadaan di wilayah rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru