Kapolres Pasuruan Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Patroli di Sukorejo

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono saat memberikan keterangan terkait insiden di Mapolsek Sukorejo, Pasuruan, Senin (10/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono saat memberikan keterangan terkait insiden di Mapolsek Sukorejo, Pasuruan, Senin (10/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono memberikan klarifikasi terkait insiden kerusuhan yang terjadi di sekitar Mapolsek Sukorejo, Senin (10/8) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu mobil patroli terbakar dan dua kendaraan dinas lainnya rusak akibat lemparan batu serta benda tumpul.

AKBP Agung menjelaskan, insiden bermula ketika rombongan warga melintas di wilayah Kecamatan Sukorejo setelah menghadiri sebuah kegiatan di Malang. Dalam perjalanan, rombongan tersebut terlibat aksi saling hadang dengan kelompok lain.

Untuk mencegah bentrokan fisik yang lebih besar, personel Polres Pasuruan bersama Polsek Sukorejo kemudian mengarahkan rombongan warga masuk ke area Mapolsek Sukorejo untuk mengamankan diri.

“Rombongan masyarakat sengaja kami amankan dan arahkan ke Mapolsek Sukorejo guna menghindari bentrokan antar-kelompok. Namun dalam perkembangannya, terjadi tindakan anarkis dari massa,” kata AKBP Agung Harto Cahyono saat memberikan keterangan.

Situasi kemudian memanas hingga massa melakukan tindakan anarkis. Satu unit mobil patroli Polsek Sukorejo hangus dibakar, sedangkan dua kendaraan dinas lainnya mengalami kerusakan berat.

Seluruh bangkai kendaraan telah dievakuasi petugas untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses perbaikan. Kapolres juga meluruskan persepsi bahwa bangunan Mapolsek Sukorejo bukan sasaran utama penyerangan.

Menurutnya, Mapolsek Sukorejo digunakan sebagai titik evakuasi bagi warga yang terancam terlibat bentrokan. Prioritas petugas saat itu adalah melindungi keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif. Polisi mengumpulkan alat bukti, rekaman CCTV dan video amatir serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam perusakan.

Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi hoaks atau isu yang belum terverifikasi di media sosial.

“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami pastikan proses hukum berjalan demi menjaga kamtibmas di wilayah Pasuruan tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru