Kapolsek Tegal Ombo AKP Rusminto : Longsor Tutup Jalur Pacitan–Ponorogo, Akses Sempat Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan membersihkan material longsor di Jalan Pacitan–Ponorogo Km 34, Tegalombo, Jumat (27/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan membersihkan material longsor di Jalan Pacitan–Ponorogo Km 34, Tegalombo, Jumat (27/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PACITAN, RadarBangsa.co.id – Bencana tanah longsor disertai material bebatuan dan pepohonan menutup akses utama Jalan Raya Pacitan–Ponorogo di wilayah Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jumat (27/2) pagi. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis sore hingga malam hari.

Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Km 34, tepatnya di Dusun Tosari RT 01/RW 01, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo.

“Material bebatuan bercampur tanah serta pepohonan tumbang menutup badan jalan penghubung Pacitan menuju Ponorogo maupun sebaliknya,” ujar Rusminto dalam laporan resmi kejadian.

Berdasarkan hasil assessment di lokasi kejadian, longsor dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan mudah bergerak. Struktur lereng yang jenuh air mengakibatkan runtuhan material dengan volume cukup besar.

Material longsoran diketahui memiliki tinggi sekitar empat meter dengan panjang kurang lebih 20 meter dan lebar mencapai tujuh meter. Kondisi tersebut membuat jalur provinsi Pacitan–Ponorogo sempat tertutup total dan tidak dapat dilalui kendaraan dari dua arah.

“Faktor utama penyebab kejadian adalah hujan berintensitas tinggi sehingga kontur tanah menjadi lembek dan tidak mampu menahan beban,” tegas Rusminto.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat lumpuh. Petugas kemudian menerapkan sistem buka tutup setelah sebagian material berhasil disingkirkan.

Saat ini kendaraan roda dua sudah dapat melintas secara terbatas, sementara kendaraan roda empat masih harus menunggu proses normalisasi jalan selesai sepenuhnya.

Menindaklanjuti laporan warga, anggota Polsek Tegalombo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus evakuasi material longsor.

Petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mendatangkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.

Langkah penanganan yang dilakukan meliputi pengaturan lalu lintas, pembersihan material tanah dan pepohonan, serta pemantauan kondisi lereng guna mengantisipasi longsor susulan.

“Kami langsung menuju tempat kejadian perkara, melakukan koordinasi lintas instansi dan membersihkan material agar jalur utama ini segera bisa dilalui masyarakat,” jelasnya.

Jalan Pacitan–Ponorogo merupakan salah satu jalur strategis penghubung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah selatan Jawa Timur. Gangguan akses akibat longsor berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, transportasi warga, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Karena itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan rawan longsor di musim hujan.

Rusminto menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan situasi di lokasi guna memastikan keamanan pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari perjalanan saat hujan deras demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Yuan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru