LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Tikung terus menggencarkan patroli dialogis di wilayahnya. Kegiatan kali ini digelar di Balai Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Lamongan, Senin malam (29/7/2025), dan menyasar tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat.
Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH, menyampaikan bahwa patroli dialogis menjadi sarana penting untuk menyerap informasi sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya terkait maraknya judi online dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
“Kami tidak henti-hentinya turun langsung ke desa-desa untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Warga harus waspada terhadap ancaman judi online dan narkoba yang sudah banyak merusak generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan tokoh masyarakat, termasuk perangkat desa, sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dini.
“Masalah judi dan narkoba ini tidak bisa ditangani polisi sendiri. Butuh sinergi dengan kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda, bahkan para orang tua di rumah,” tegasnya.
AKP Anang juga menjelaskan bahwa patroli dialogis bukan hanya sebagai bentuk kehadiran polisi, tetapi juga menjadi forum komunikasi yang efektif antara aparat keamanan dengan masyarakat.
“Kami ingin warga merasa aman, merasa diperhatikan. Maka dari itu, patroli semacam ini akan terus kami lakukan, tidak hanya saat ada kasus, tapi sebagai langkah preventif,” tambahnya.
Ia berharap, masyarakat tak segan melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Segera sampaikan kepada kami jika ada yang mengarah pada tindak pidana, entah itu narkoba, judi, ataupun bentuk gangguan kamtibmas lainnya. Kami siap menindaklanjuti,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dukuhagung, Agus Setiawan, mengapresiasi langkah Polsek Tikung yang terus aktif menyapa masyarakat melalui patroli dialogis.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Warga jadi merasa lebih dekat dengan polisi, dan ini penting agar keamanan desa tetap terjaga,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya narkoba yang kini mulai masuk ke pelosok desa.
“Jangan sampai anak-anak kita jadi korban. Lingkungan harus berperan aktif untuk mengawasi dan melindungi generasi muda dari jerat narkotika,” tegasnya.
Agus berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin agar masyarakat tidak hanya lebih waspada, tetapi juga lebih berdaya dalam menjaga lingkungannya sendiri.
“Kami berharap ke depan ada edukasi lanjutan, misalnya lewat penyuluhan atau kegiatan karang taruna, supaya warga, khususnya generasi muda, punya kesadaran kolektif untuk menjauhi narkoba dan judi online,” harapnya.
Ia menutup dengan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan jajaran kepolisian.
“Selama ini komunikasi antara pemerintah desa dan Polsek Tikung sangat baik. Kami akan terus jaga dan tingkatkan kerja sama ini demi keamanan dan kenyamanan warga,” tutupnya.
Lainnya:
- Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
- 230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
- Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








