LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman sosial terus dilakukan di Lamongan. Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H menjalankan Program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Dini) dengan fokus pencegahan pernikahan dini, kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkotika, Sabtu (18/4/2026).
Program ini menjadi penting karena persoalan remaja bukan lagi isu kecil. Pernikahan dini berisiko memicu putus sekolah, masalah ekonomi keluarga, hingga kesehatan ibu dan anak. Sementara kenakalan remaja serta narkoba dapat merusak masa depan generasi produktif.
Melalui BRUS, kepolisian memberikan edukasi langsung agar remaja memahami konsekuensi dari setiap pilihan hidup. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena pencegahan dilakukan sejak usia dini sebelum masalah berkembang lebih jauh.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo mengatakan generasi muda harus dibekali pemahaman yang benar agar tidak terjebak pada perilaku berisiko.
“Kami ingin remaja memiliki masa depan yang baik. Karena itu mereka harus dijauhkan dari pernikahan dini, pergaulan negatif, dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ia menegaskan, remaja yang fokus pada pendidikan dan pengembangan diri akan memiliki peluang hidup lebih baik. Sebaliknya, keputusan terburu-buru dan lingkungan yang salah bisa menimbulkan dampak panjang bagi keluarga maupun masyarakat.
Bagi warga, program seperti ini memberi manfaat nyata. Orang tua mendapat dukungan edukasi dalam mendampingi anak, sekolah terbantu dalam pembinaan karakter, dan lingkungan menjadi lebih aman dari potensi kriminalitas maupun penyalahgunaan zat berbahaya.
Selain penyuluhan, polisi juga mendorong kolaborasi antara keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Menurutnya, perlindungan generasi muda tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja.
“Anak-anak kita adalah aset masa depan. Semua pihak harus ikut menjaga dan membimbing mereka agar tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi,” tegasnya.
Program BRUS diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk menekan angka pernikahan dini, kenakalan remaja, dan narkoba di wilayah Tikung. Dengan pembinaan sejak awal, generasi muda Lamongan diharapkan tumbuh lebih siap menghadapi masa depan.
“Mencegah jauh lebih baik daripada menyesal di kemudian hari,” pungkasnya.
Lainnya:
- Ngopi Bareng Polisi dan Mahasiswa, Masalah Krusial Sidoarjo Dibuka
- Detik-detik Polisi Datang, Balap Liar di Dekat SPBU Lamongan Langsung Kocar-kacir
- Polsek Tikung Keliling Titik Rawan, Situasi Malam di Lamongan Dipantau Ketat
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








