Kasus Dugaan Penganiayaan di Mall 23 POJ City Semarang Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyelesaian perkara dugaan penganiayaan melalui mekanisme Restorative Justice di Polsek Semarang Barat, Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Proses penyelesaian perkara dugaan penganiayaan melalui mekanisme Restorative Justice di Polsek Semarang Barat, Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Perkara dugaan penganiayaan, pemerasan, dan perampasan yang dilaporkan seorang karyawan outlet minuman di Mall 23 POJ City Semarang Barat berinisial A dikabarkan telah diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) di Polsek Semarang Barat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proses penyelesaian berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026. Penyelesaian dilakukan dengan menghadirkan para pihak yang terlibat untuk menempuh musyawarah sebagai bagian dari mekanisme keadilan restoratif.

Melalui proses tersebut, para pihak disebut telah mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan itu menjadi dasar penyelesaian perkara di luar proses peradilan pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, permasalahan yang sebelumnya dilaporkan dinyatakan selesai melalui pendekatan Restorative Justice.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah A melaporkan dugaan penganiayaan, pemerasan, dan perampasan. Menurut keterangannya, peristiwa itu terjadi setelah dirinya dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang rekan kerja.

Laporan tersebut disampaikan ke Polsek Semarang Barat dengan pendampingan kuasa hukum. Perkara kemudian diproses hingga para pihak menempuh penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice.

Proses musyawarah yang difasilitasi kepolisian menghasilkan kesepakatan damai antara pihak-pihak yang berselisih. Penyelesaian tersebut diharapkan dapat mengakhiri perselisihan sekaligus memberikan kepastian penyelesaian bagi seluruh pihak yang terlibat.

Menanggapi penyelesaian perkara tersebut, kuasa hukum pelapor, Taufiqurohman, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Semarang Barat atas fasilitasi penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Semarang Barat yang telah membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi klien kami melalui mekanisme Restorative Justice,” ujar Taufiqurohman.

Ia menilai penyelesaian melalui musyawarah telah menghasilkan kesepakatan yang menjadi jalan keluar bagi perkara tersebut.

“Proses ini menjadi bentuk penyelesaian yang telah disepakati bersama oleh para pihak,” jelasnya.

Taufiqurohman juga berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat dipatuhi sehingga persoalan ini benar-benar berakhir dengan baik.

“Kami berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat dipatuhi sehingga persoalan ini benar-benar berakhir dengan baik,” tambahnya.

Ia turut menyampaikan harapan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat terus meningkat.

“Semoga Polsek Semarang Barat semakin maju dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru