Kasus Penganiayaan Perempuan di Lamongan Memanas, Korban Sebut Ada Dugaan Banyak Korban Lain

Kamis, 21 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Kamis (21/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ruang pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Kamis (21/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial WJ (26), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, terus bergulir di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lamongan. Korban menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik pada Kamis (21/5/2026) terkait dugaan kekerasan yang terjadi di sebuah penginapan di Jalan Veteran, Kelurahan Banjarmendalam, Kecamatan Lamongan.

Pemeriksaan berlangsung sekitar dua jam. Usai keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 13.43 WIB, WJ mengaku dicecar puluhan pertanyaan terkait kronologi dugaan penganiayaan yang dialaminya.

“Kurang lebih ada 20 pertanyaan dari penyidik, seputar kejadian penganiayaan yang saya alami dan siapa saja saksi yang mengetahui peristiwa itu,” ujar WJ kepada wartawan.

Menurut dia, sejumlah saksi telah disebutkan dalam pemeriksaan, di antaranya sopir terlapor yang menjemput pelaku setelah kejadian serta petugas keamanan penginapan yang datang saat korban berteriak meminta pertolongan.

WJ mengaku telah menyampaikan secara rinci kondisi yang dialaminya, termasuk dampak fisik dan psikologis pascakejadian. Hingga kini, ia mengaku belum bisa kembali beraktivitas normal.

“Fisik saya belum pulih dan saya juga masih trauma. Saya merasa sangat dirugikan atas kejadian ini,” katanya.

Korban juga meminta aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara serius dan transparan. Ia berharap pelaku mendapat hukuman tegas agar memberikan efek jera.

“Karena menurut saya tindakan seperti itu bukan sekali dua kali dilakukan. Saya berharap ada tindakan tegas supaya tidak ada korban lain,” tegasnya.

Diketahui, terlapor dalam kasus ini berinisial KUS (43), warga Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Lamongan, Iptu M. Yusuf Efendi, membenarkan pemeriksaan terhadap pelapor. Namun, status perkara saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Pelapor hari ini sudah kami mintai keterangan. Untuk terlapor sementara masih calon saksi dan proses masih penyelidikan,” ujar Yusuf.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru