Kecelakaan Bus Pariwisata di Probolinggo

Minggu, 14 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bagian depan bus pariwisata ringsek usai menabrak pagar rumah di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9/2025). Kecelakaan menewaskan enam orang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bagian depan bus pariwisata ringsek usai menabrak pagar rumah di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9/2025). Kecelakaan menewaskan enam orang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tragis di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9). Dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 11.45 WIB itu, enam orang dikabarkan tewas.

Bus bernopol P 7221 UG yang mengangkut rombongan wisatawan baru saja kembali dari Gunung Bromo dilaporkan mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun. Bus kemudian menabrak pagar rumah di tepi jalan, sebelum berhenti miring di sisi jalan. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata Bromo, sehingga kondisi jalan yang menurun dan berkelok diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan.

Bagian depan bus ringsek parah, sementara badan kendaraan terlihat miring di pinggir jalan. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan warga setempat yang berkerumun membantu evakuasi korban.

Hingga saat ini, identitas korban meninggal belum diketahui secara resmi. Sementara itu, jumlah penumpang bus masih dalam pendataan pihak terkait. Warga dan petugas dilaporkan bekerja sama untuk mengevakuasi korban dan membersihkan lokasi.

Seorang saksi mata, Ahmad, warga Desa Botoh, menceritakan, “Bus itu melaju sangat cepat, kemudian terdengar suara rem yang tidak berfungsi. Sebelum menabrak pagar rumah, bus sempat oleng beberapa kali. Warga segera berlari menolong korban.”

Jalan Raya Sukapura dikenal sebagai jalur menurun yang rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan pariwisata yang mengangkut banyak penumpang. Beberapa kasus serupa pernah terjadi di jalur ini, khususnya saat musim liburan. Hal ini menekankan pentingnya pengecekan kondisi kendaraan sebelum menempuh rute tersebut, terutama pada sistem rem.

Kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga kemacetan sementara di akses utama menuju Bromo. Warga dan petugas SAR bekerja keras untuk mengevakuasi korban dan membuka jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.

Selain itu, insiden ini menjadi peringatan serius bagi operator bus dan pengelola pariwisata di kawasan Gunung Bromo. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas, terutama pada jalur yang menanjak dan menurun dengan tingkat risiko tinggi.

“Peristiwa ini tragis. Semoga menjadi perhatian serius bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang lagi, dan wisata Bromo tetap aman bagi pengunjung,”tambah seorang warga

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru