Kejari Asahan Musnahkan Barang Bukti 120 Perkara Inkracht, Sabu 3,1 Kg Ikut Dimusnahkan

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Asahan bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait memusnahkan barang bukti dari 120 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap di Asahan, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Kajari Asahan bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait memusnahkan barang bukti dari 120 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap di Asahan, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan memusnahkan barang bukti dari 120 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Gudang Kompos Dinas Lingkungan Hidup Asahan, Selasa (4/8/2026). Pemusnahan tersebut merupakan pelaksanaan tugas kejaksaan sebagai eksekutor putusan pengadilan sekaligus bentuk akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Kegiatan dipimpin Kepala Kejari Asahan, Mochamad Ismono SH, MH, dan dihadiri jajaran Kejari, perwakilan Polres Asahan, BNNK Asahan, Dinas Kesehatan Asahan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asahan, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kajari Asahan menegaskan pemusnahan barang bukti menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud tugas dan kewenangan Kejaksaan sebagai eksekutor putusan pengadilan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum,” kata Mochamad Ismono.

Ia menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 120 perkara, terdiri atas 119 perkara tindak pidana umum dan 1 perkara tindak pidana khusus.

“Rinciannya meliputi 70 perkara narkotika, 22 perkara orang dan harta benda (Oharda), 27 perkara kamtibum, serta satu perkara cukai. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu seberat 3.116,68 gram, ekstasi 36,82 gram, dan ganja 435,15 gram,” ujarnya.

Kajari menambahkan, pemusnahan juga mencakup berbagai barang bukti lain berupa vape, telepon genggam, pisau, dompet, bong, timbangan elektrik, uang palsu, egrek, 60 jenis obat-obatan, 292 koli makanan olahan, tiga koli frozen food, 29 koli produk olahan makanan dan minuman, serta 97 kotak obat-obatan.

“Seluruh barang bukti dimusnahkan sesuai karakteristiknya melalui proses dibakar, diblender, maupun direbus hingga tidak dapat digunakan kembali. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi penyalahgunaan barang bukti,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan agenda rutin Kejaksaan terhadap perkara yang telah inkracht.

“Melalui kegiatan ini, Kejaksaan menunjukkan pertanggungjawaban kepada masyarakat dalam pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru