Kejuaraan Drumband Banyuwangi 2026 Tekankan Disiplin dan Harmoni Pelajar

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Kejuaraan Drumband Tingkat Kabupaten Banyuwangi 2026 melakukan kirab dari depan Kantor Bupati menuju Taman Blambangan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Peserta Kejuaraan Drumband Tingkat Kabupaten Banyuwangi 2026 melakukan kirab dari depan Kantor Bupati menuju Taman Blambangan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Kejuaraan Drumband Tingkat Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026 menjadi wadah ekspresi seni sekaligus sarana pembentukan karakter bagi pelajar. Sebanyak 32 tim drumband dari jenjang TK hingga SMA sederajat mengikuti kirab sepanjang 2,5 kilometer, dimulai dari depan Kantor Bupati Banyuwangi dan berakhir di kawasan Taman Blambangan, Jumat (9/1/2026).

Sepanjang rute kirab, para peserta menampilkan pertunjukan yang menonjolkan kekompakan barisan, ketepatan ritme, serta kreativitas koreografi dan kostum. Penampilan tersebut menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sisi jalan untuk menyaksikan langsung jalannya kejuaraan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, menegaskan bahwa kejuaraan drumband tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. “Bukan sekadar lomba, kegiatan ini juga menjadi ajang pembentukan karakter bagi anak-anak Banyuwangi,” ujar Guntur Priambodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, saat melepas peserta kirab.

Menurut Guntur, drumband mengandung filosofi kehidupan yang kuat. Irama mengajarkan keteraturan, tempo melatih kesabaran, sementara harmoni menanamkan nilai kebersamaan dan disiplin. Ia menekankan bahwa dalam drumband tidak ada satu alat pun yang bisa berjalan sendiri. “Jika satu terlambat, seluruh formasi akan terganggu. Dari situ anak-anak belajar bahwa prestasi lahir dari kekompakan dan harmonisasi, bukan semata keunggulan individu,” kata Guntur.

Sejumlah tim tampil dengan konsep unik. Grup drumband Gema Bung Landa dari SDN 2 Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, misalnya, memadukan koreografi dinamis dengan kostum dominasi kuning dan topi caping petani. Tim dari tingkat SMA juga tampil atraktif dengan kostum bertema hewan serta membawakan lagu perjuangan, lagu daerah, hingga musik populer.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap kejuaraan ini dapat memacu motivasi pelajar untuk terus berprestasi secara sehat dan sportif. Ke depan, ajang drumband diharapkan menjadi bagian berkelanjutan dari pembinaan generasi muda melalui seni, disiplin, dan kerja tim.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru