Kemnaker Gandeng Huawei, Program Magang Digital Diperkuat

Kamis, 28 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU Kemnaker dan Huawei Indonesia terkait pengembangan SDM dan program magang, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penandatanganan MoU Kemnaker dan Huawei Indonesia terkait pengembangan SDM dan program magang, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA , RadarBangsa.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kerja sama dengan Huawei Indonesia untuk mendorong pengembangan SDM dan kompetensi digital di tengah cepatnya transformasi industri. Kolaborasi itu ditandai penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Kerja sama tersebut fokus pada penguatan pelatihan vokasi dan program magang yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Pemerintah menilai kebutuhan tenaga kerja digital terus meningkat, sementara kesiapan SDM masih menjadi tantangan di berbagai sektor.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan teknologi menjadi penting untuk memperluas akses peningkatan keterampilan generasi muda. “Dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki keterampilan sesuai perkembangan teknologi,” katanya.

Selain memperkuat pelatihan, Kemnaker juga melakukan pembenahan tata kelola program magang melalui penguatan regulasi dan pengawasan berbasis digital. Langkah itu dilakukan agar program magang tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi peserta.

“Program magang harus berjalan dengan tata kelola yang baik,” tegas Cris.

Ia memastikan Kemnaker akan terus membuka kerja sama dengan dunia usaha dan lembaga pelatihan untuk memperluas kesempatan magang dan vokasi di berbagai daerah. “Upaya itu diharapkan mampu memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah perubahan industri yang terus bergerak cepat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Berita Terbaru