Ketahanan Pangan Majalengka Dijaga, Bupati Tekankan Keseimbangan Lahan dan Investasi

Selasa, 30 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka ruang investasi saat apel di DKP3 Kabupaten Majalengka. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka ruang investasi saat apel di DKP3 Kabupaten Majalengka. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

MAJALENGKA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan ketahanan pangan daerah masih berada dalam kondisi aman dan terkendali menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026. Di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan dan arus investasi, Pemkab menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dan pengembangan sektor industri agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Majalengka H. Eman Suherman saat memimpin apel di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka. Kegiatan itu dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian dan peternakan.

Bupati Eman mengungkapkan, Majalengka saat ini memiliki Lahan Baku Sawah (LBS) sekitar 50 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 37 ribu hektare telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang wajib dijaga keberadaannya untuk memastikan ketersediaan pangan jangka panjang.

“Ketahanan pangan adalah fondasi. Lahan pertanian harus tetap kita lindungi, tetapi Majalengka juga harus bergerak maju. Investasi dan industri tetap dibutuhkan agar ekonomi daerah tumbuh dan lapangan kerja tercipta,” ujar Eman dalam arahannya.

Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya menjaga produksi pangan, tetapi juga mengelola tekanan alih fungsi lahan agar tidak menggerus sektor pertanian secara masif. Karena itu, kebijakan pembangunan harus dirancang secara seimbang dan terukur.

Menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bupati Eman mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar DKP3. Ia menilai, secara umum harga kebutuhan pokok di Majalengka relatif stabil. Namun demikian, ia mengingatkan agar komoditas dengan fluktuasi tinggi seperti cabai tetap menjadi perhatian utama.

“Saya minta jika ada kenaikan harga yang tidak wajar segera dilaporkan. Pemerintah harus cepat hadir melakukan intervensi agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Eman menyerahkan secara simbolis tujuh unit sepeda motor bantuan dari Kementerian Pertanian kepada para penyuluh pertanian berprestasi. Ia memastikan, meski status kepegawaian penyuluh kini berada di bawah pemerintah pusat, fasilitas dari pemerintah daerah tetap dapat dimanfaatkan untuk menunjang kinerja di lapangan.

Selain itu, bantuan ternak berupa sapi, kambing, dan ayam dari program pemerintah provinsi juga disalurkan untuk wilayah Banjaran dan Talaga. Eman berharap bantuan tersebut benar-benar dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya titip, ternak ini harus berkembang. Jangan yang sampai ke saya hanya laporan kematian. Tujuannya jelas, agar masyarakat lebih sejahtera dan bahagia,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan H. Ence menyampaikan bahwa meski tren kenaikan harga pangan kerap terjadi di akhir tahun, kondisi di Majalengka masih relatif terkendali berkat kapasitas produksi lokal.

“Alhamdulillah, Majalengka masih surplus. Beras aman, sayur-mayur banyak diproduksi sendiri, begitu juga daging dan telur. Stok cukup untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru,” jelas Ence.

Penulis : Eko Widiantoro

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru