Khofifah Rajut Kemitraan Ekonomi Lewat Silaturahim Masyarakat Sulteng Asal Jatim

Sabtu, 18 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan dalam Forum Silaturahim bersama masyarakat Sulteng asal Jatim di Palu, Jumat (17/10) ( Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan dalam Forum Silaturahim bersama masyarakat Sulteng asal Jatim di Palu, Jumat (17/10) ( Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PALU, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengadakan Forum Silaturahim dengan masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) asal Jawa Timur di Hotel Aston, Palu, Jumat (17/10) malam. Acara ini digelar untuk memperkuat kemitraan perdagangan dan pertukaran teknologi antar daerah.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa forum ini lebih dari sekadar transaksi ekonomi. “Tidak sekadar transaksi dagang, tetapi proses transformasi teknologi pertanian dan peternakan dari Jatim ke Sulteng,” ujarnya.

Ia menjelaskan, forum ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan pasar, memperkuat kerja sama daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Khofifah juga mengajak pelaku usaha memanfaatkan kesempatan untuk kolaborasi di berbagai sektor.

Berdasarkan data Perdagangan Antar Wilayah Jawa Timur 2023, nilai perdagangan Jatim-Sulteng mencapai Rp 4,693 triliun, dengan surplus Rp 1,978 triliun. Nilai tersebut terdiri dari impor dari Sulteng senilai Rp 1,357 triliun dan ekspor Jatim ke Sulteng Rp 3,336 triliun.

Misi dagang sebelumnya pada 23 Februari 2022 berhasil mencatat 40 transaksi senilai Rp 104,91 miliar. Khofifah menekankan pentingnya mengidentifikasi peluang transformasi teknologi, seperti produksi sapi potong yang tertinggi di Indonesia melalui program Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Malang. “Ini cara kita mendapat bibit unggul dari sapi potong atau sapi perah,” katanya.

Sektor pertanian juga menjadi sorotan. Produksi padi Jatim pada 2025 diperkirakan mencapai 12 juta ton Gabah Kering Panen (GKP). Standar hasil panen di Jatim rata-rata 9 ton per hektare, bahkan ada yang sampai 14 ton. Khofifah mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi pertanian dan peternakan, termasuk untuk UMKM, untuk meningkatkan kesejahteraan.

Di sisi sosial, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kerukunan antarwarga Jatim di Sulteng. “Guyup berarti membangun soliditas dalam satu entitas. Indonesia dipersatukan bukan karena suku, tapi karena We are Indonesia,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido, menyambut baik kunjungan ini. Ia menekankan semangat “Nosarara Nosabatutu” yang menekankan persaudaraan dan keharmonisan masyarakat. “Para warga Sulteng asal Jatim, tetaplah menjadi Duta Perdamaian, Duta Persaudaraan, dan Duta Pembangunan,” ucapnya.

Acara yang hangat dan penuh keakraban ini dimeriahkan pertunjukan Tari Remo dan Tari Jatilan, sebagai persembahan budaya Jatim untuk warga Sulteng. Khofifah juga menyerahkan bantuan tali asih senilai Rp 100 juta kepada paguyuban masyarakat Jatim di Sulteng.

Turut hadir dalam forum ini, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin, jajaran BUMD Jatim, dan ratusan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota Sulteng.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru