Khofifah : Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah karena Ekonomi

Minggu, 3 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau langsung kesiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Tahap 1B di kawasan Jember Sport Garden, Kamis (31/7/2025).  (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau langsung kesiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Tahap 1B di kawasan Jember Sport Garden, Kamis (31/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat dari lapisan bawah. Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi Tahap 1B di kawasan Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Kamis (31/7).

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa operasional sekolah tersebut, yang semula dijadwalkan 15 Agustus, berpeluang dimajukan menjadi 5 Agustus. Hal ini dilakukan demi menjawab kebutuhan pendidikan dasar dan menengah bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Harapan kami SR tahap 1B di Jember bisa segera digunakan. Kemungkinan dipercepat dari 15 Agustus menjadi 5 Agustus,” kata Khofifah di sela-sela kunjungan.

Dalam tinjauan tersebut, Gubernur menyempatkan diri menyapa langsung 100 siswa SD dan SMP yang tergabung dalam empat rombongan belajar (rombel). Ia menyampaikan semangat dan doa bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak.

“Sekolahnya baik. Anak-anak terlihat ceria dan bahagia. Semoga semangat belajar mereka terus tumbuh,” ucap Khofifah.

SR Jember yang berkonsep *boarding school* diperuntukkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Sarana yang tersedia cukup lengkap, mulai dari asrama putra dan putri, ruang belajar, laboratorium IPA dan komputer, ruang makan, hingga kamar mandi dan tempat tidur siswa.

“Saya menilai desain sekolah ini sangat representatif. Ruang belajar, kantin, meja, hingga fasilitas asrama sudah hampir rampung. Semua dalam tahap finishing,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan, pengiriman perlengkapan belajar dan kebutuhan siswa akan dilakukan mendekati hari pertama masuk sekolah. Pemerintah menargetkan fasilitas siap digunakan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Untuk tahun ajaran 2025/2026, SR JSG Jember akan menjadi rumah belajar bagi 100 siswa dari jenjang SD dan SMP yang berasal dari kalangan kurang mampu. Mereka akan tinggal dan belajar secara gratis dalam sistem boarding school penuh.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong kesetaraan pendidikan. Sebelumnya, 12 sekolah rakyat Tahap 1A telah resmi dibuka serentak pada 14 Juli lalu. Menyusul, dua SR tahap 1B akan mulai beroperasi per 1 Agustus, dan lima sekolah lainnya dijadwalkan aktif pada 15 Agustus mendatang.

Dengan demikian, total 19 sekolah rakyat akan beroperasi penuh pada tahun ajaran 2025/2026 di berbagai daerah di Jawa Timur.

“SR hadir untuk memastikan tidak ada anak Jawa Timur yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegas Gubernur Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru