Klarifikasi Pemdes Tumapel Terkait Dugaan Penganiayaan Buruh PT Jaya Mustika Indonesia

Senin, 2 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Jaya Mustika Indonesia dan Kantor Desa Tumapel , lokasi klarifikasi dugaan penganiayaan buruh. (02/06) | Dok. Hardi/RadarBangsa

PT Jaya Mustika Indonesia dan Kantor Desa Tumapel , lokasi klarifikasi dugaan penganiayaan buruh. (02/06) | Dok. Hardi/RadarBangsa

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Wartawan media RadarBangsa.co.id mendatangi Kantor Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (2/6/2025), guna meminta klarifikasi terkait dugaan kasus penganiayaan dan pemerasan yang dialami AW (30), seorang buruh PT Jaya Mustika Indonesia, yang terjadi pada Sabtu (24/5/2025).

Saat tim media tiba di kantor desa, Kepala Desa Tumapel tidak berada di tempat. Salah satu perangkat desa, Yasir, yang menjabat sebagai Kasi Kaur Pemerintahan, menyampaikan bahwa kepala desa sedang berada di luar.

Menanggapi pertanyaan seputar laporan yang disampaikan keluarga korban, Yasir menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan menangani perkara tersebut karena korban bukan merupakan warga Desa Tumapel.

“AW itu warga Dusun Wonokerto, Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal. Jadi bukan ranah kami. Waktu itu yang datang ke kantor desa adalah istri dan ibunya. Sudah kami arahkan agar melapor ke desa tempat domisili sesuai KTP,” ujar Yasir kepada RadarBangsa.co.id

Ia menegaskan, tidak ada penolakan terhadap laporan tersebut. Pihaknya hanya mengarahkan agar proses pelaporan dilakukan sesuai jalur dan kewenangan masing-masing.

“Bukan kami menolak. Tapi kami arahkan karena KTP-nya Wonokerto. Orang tua korban juga kenal baik dengan Pak Kades, dan mereka biasanya kerja di sawah. Kalau jenengan (Anda) bertemu langsung dengan Pak Kades, pasti jawabannya juga begitu,” tambahnya.

Sementara itu, pihak media juga berupaya meminta konfirmasi dari manajemen PT Jaya Mustika Indonesia. Namun saat mendatangi kantor perusahaan, pihak HRD, Pak Putu, tidak dapat ditemui secara langsung.

“Pak HRD sedang sibuk. Tapi untuk masalah laporan AW, itu sudah ditangani oleh Polres Mojokerto. Bisa langsung ditanyakan ke Polres,” ujar satpam bernama Khoirul yang menyampaikan pesan dari pihak HRD.

Hingga berita ini diterbitkan, Radar Bangsa masih terus berupaya menghubungi pihak korban untuk memperoleh keterangan langsung terkait peristiwa yang dialaminya, serta menelusuri perkembangan penanganan kasus ini di tingkat kepolisian.

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru