SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kodam IV/Diponegoro memulai pendataan dan verifikasi pengelolaan pemanfaatan aset bersama Tim 3 Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) sebagai upaya memperkuat tata kelola aset yang tertib, transparan, dan terintegrasi. Kegiatan berlangsung di Ruang Bina Yudha, Makodam IV/Diponegoro, Senin (6/7/2026).
Pembukaan kegiatan dilakukan Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim 3 Pendataan Manset Itjenad Brigjen TNI Teguh Prayitno beserta jajaran, serta sejumlah pejabat utama Kodam IV/Diponegoro.
Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Irdam, pendataan aset disebut bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Proses tersebut menjadi langkah strategis untuk menghasilkan data aset yang valid sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan kebutuhan satuan, hingga peningkatan kesejahteraan prajurit dan PNS TNI AD di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.
Pangdam juga menginstruksikan seluruh satuan, mulai Makodam hingga para pejabat pengelola pemanfaatan aset, memberikan dukungan penuh selama proses verifikasi berlangsung. Seluruh dokumen diminta disiapkan secara lengkap sesuai kondisi riil di lapangan agar proses pemeriksaan berjalan optimal.
“Jangan ada yang menutup-nutupi informasi dan siapkan seluruh dokumen pendukung dengan lengkap, akurat, dan sesuai dengan realitas di lapangan. Tunjukkan sikap kooperatif dalam memfasilitasi setiap tahapan verifikasi yang dilakukan oleh tim,” kata Brigjen TNI Denny Marantika membacakan arahan Pangdam.
Selain memastikan akurasi administrasi, kegiatan tersebut juga diarahkan menjadi sarana evaluasi terhadap sistem pengelolaan aset di setiap satuan. Pimpinan satuan diminta memanfaatkan pendampingan dari Tim Itjenad untuk memperbaiki kekurangan sekaligus menyempurnakan tata kelola aset yang selama ini dijalankan.
Menurutnya, proses pengecekan administrasi hingga verifikasi lapangan diharapkan menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pendataan itu akan menjadi tolok ukur efektivitas pengelolaan aset sekaligus mendukung pengambilan keputusan di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Kegiatan pendataan turut dihadiri Danrem 072/Pamungkas, Danrem 073/Makutarama, Asrendam, para Asisten Kasdam, Kepala Badan Pelaksana terkait, Dandim 0733/Kota Semarang, Karumkit Tk III Bhakti Wira Tamtama Semarang, serta Komandan Denzibang jajaran Yogyakarta dan Salatiga.
Pangdam berharap seluruh tahapan validasi dapat berjalan objektif dan menghasilkan basis data aset yang semakin tertib, transparan, serta terintegrasi sebagai fondasi peningkatan tata kelola organisasi. “Jadikan kegiatan ini sebagai evaluasi untuk menyempurnakan pengelolaan aset di setiap satuan,” pungkasnya.
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar