Korpri Lamongan Salurkan Lima Ton Beras ke Warga Deket Terdampak Banjir

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyerahkan bantuan beras kepada perwakilan warga terdampak banjir di Kecamatan Deket. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyerahkan bantuan beras kepada perwakilan warga terdampak banjir di Kecamatan Deket. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan logistik berupa lima ton beras untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Deket. Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah daerah di tengah luapan air Bengawan Jero yang merendam sejumlah desa.

Penyaluran bantuan dilakukan di Pendopo Kecamatan Deket, Senin (19/1), oleh Korpri Kabupaten Lamongan. Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara hadir langsung untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.

“Hari ini Korpri Kabupaten Lamongan menyalurkan lima ton beras sebagai bantuan logistik bagi masyarakat Kecamatan Deket yang terdampak luapan Bengawan Jero. Ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dirham Akbar Aksara, Wakil Bupati Lamongan.

Ia menegaskan bahwa bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama kelompok rentan yang terdampak langsung banjir.

Dirham menjelaskan, pemerintah daerah telah menjalankan sejumlah langkah penanganan jangka pendek untuk mengurangi dampak banjir. Di antaranya dengan memperpanjang jam operasional pompa air di Pintu Kuro sejak 27 Desember 2025, dari pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Selain itu, dilakukan modifikasi cuaca untuk menekan potensi hujan yang dapat memperparah luapan air.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Lamongan tengah menyiapkan Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai dasar kebijakan mitigasi bencana hidrometeorologi. Kajian tersebut memuat pemetaan ancaman, tingkat kerentanan wilayah, serta kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menguatkan komitmen penanganan bencana hidrometeorologi, mulai dari langkah darurat hingga kebijakan jangka panjang berbasis kajian risiko,” kata Dirham.

Camat Deket Suwanto Sastrodiharjo melaporkan bahwa sedikitnya lima desa terdampak luapan Bengawan Jero. Di Desa Laladan, ketinggian genangan air dilaporkan mencapai sekitar 45 sentimeter.

“Bantuan logistik dan nonlogistik saat ini relatif mencukupi karena dukungan datang dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, Polri, hingga mahasiswa. Distribusi difokuskan di masing-masing desa agar data penerima akurat,” jelas Suwanto.

Dalam kesempatan tersebut, kepala desa dari wilayah terdampak juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan penanganan jangka pendek maupun solusi berkelanjutan.

Pemerintah daerah memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari penguatan mitigasi dan penanganan bencana hidrometeorologi di Lamongan.

“Seluruh aspirasi akan kami tampung dan diupayakan realisasinya,” pungkas Dirham Akbar Aksara.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kampung Krisan Tutur Pasuruan Panen Setiap Hari, Suplai Bunga Tembus Jakarta hingga Bali
Petani Lumajang Perkuat Koordinasi Lewat Pembangunan Gardu Tani Mandiri
Pertemuan Rutin PKH di Curahpetung Lumajang Angkat Kepedulian Lansia, Dorong Peran Keluarga dan Lingkungan
Pemberdayaan KRTP Terbukti Tekan Kemiskinan, Lamongan Targetkan 11,95 Persen di 2026
Sungai Grindulu Tegalombo Dilirik untuk PLTA, Pemda Harap Dampak Ekonomi
Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota
Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Pertama di Indonesia
Diskop UKM Perindag Pasuruan Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:29 WIB

Kampung Krisan Tutur Pasuruan Panen Setiap Hari, Suplai Bunga Tembus Jakarta hingga Bali

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:00 WIB

Petani Lumajang Perkuat Koordinasi Lewat Pembangunan Gardu Tani Mandiri

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:55 WIB

Pertemuan Rutin PKH di Curahpetung Lumajang Angkat Kepedulian Lansia, Dorong Peran Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:19 WIB

Pemberdayaan KRTP Terbukti Tekan Kemiskinan, Lamongan Targetkan 11,95 Persen di 2026

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:21 WIB

Sungai Grindulu Tegalombo Dilirik untuk PLTA, Pemda Harap Dampak Ekonomi

Berita Terbaru