DEM Madura Suarakan Keadilan Energi di DPD RI, Lia Istifhama Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus DEM Madura berdialog dengan Anggota DPD RI Lia Istifhama di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Pengurus DEM Madura berdialog dengan Anggota DPD RI Lia Istifhama di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Isu keadilan energi kembali mencuat setelah Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Madura menyuarakan peran strategis Pulau Madura dalam menopang pasokan energi Jawa Timur. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Audiensi yang dipimpin Ketua DEM Madura, Abdul Syakur, menegaskan bahwa Madura memiliki kontribusi signifikan dalam sektor energi regional. Berdasarkan data yang mereka sampaikan, sekitar 60 hingga 70 persen pasokan minyak dan gas bumi (migas) Jawa Timur bersumber dari aktivitas energi di wilayah Madura dan sekitarnya.

Namun, kontribusi besar tersebut dinilai belum sebanding dengan dampak kesejahteraan yang dirasakan masyarakat lokal. DEM Madura mempertanyakan sejauh mana pengelolaan energi benar-benar berpihak pada kepentingan daerah penghasil.

“Potensi energi Madura sangat besar. Tapi yang kami soroti, apakah pengelolaannya sudah memberi manfaat nyata bagi masyarakat Madura,” ujar Abdul Syakur.

Selain aspek produksi, mahasiswa juga menyinggung keberadaan sembilan kontraktor migas yang beroperasi di Madura. Mereka mendorong agar sektor energi membuka ruang lebih luas bagi tenaga kerja lokal serta memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pembangunan daerah.

Isu penguatan sumber daya manusia turut menjadi perhatian. DEM Madura mengusulkan program beasiswa bagi putra-putri Madura, termasuk perempuan, serta pembukaan program studi yang relevan dengan sektor migas. Langkah ini dinilai penting agar generasi muda daerah memiliki akses dan daya saing di wilayah yang kaya sumber daya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Lia Istifhama mengapresiasi sikap kritis dan solutif mahasiswa. Ia menilai gerakan DEM Madura mencerminkan kepemimpinan muda yang peduli pada masa depan daerah.

“Mahasiswa tidak hanya mengkritik, tetapi juga membawa gagasan. Ini penting agar kebijakan energi tidak menjauh dari kepentingan masyarakat daerah,” kata Lia.

Ia menekankan perlunya intervensi negara agar pengelolaan energi tidak semata berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan keberlanjutan. Sebagai tindak lanjut, Lia menyatakan siap memberikan surat rekomendasi dan mengawal aspirasi DEM Madura ke kementerian dan lembaga terkait.

“Energi bukan sekadar soal sumber daya, tetapi soal keadilan. Dan suara mahasiswa harus didengar,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru