Senator Jatim Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Cabor Baru Lebih Strategis dan Mandiri agar Mampu Bersaing

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat dialog bersama jajaran Dispora Jawa Timur di Surabaya, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat dialog bersama jajaran Dispora Jawa Timur di Surabaya, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong cabang olahraga (cabor) baru di Jawa Timur agar dikelola lebih strategis, mandiri, dan adaptif supaya mampu bersaing dengan cabor-cabor mapan di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dorongan ini disampaikan di tengah dinamika efisiensi anggaran dan perubahan ekosistem olahraga nasional.

Hal tersebut disampaikan Lia Istifhama saat melakukan kunjungan kerja dan dialog bersama pemangku kepentingan olahraga di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (22/1/2026). Dalam pertemuan itu, ia menilai menjamurnya cabor baru merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan perencanaan matang.

“Efisiensi jangan dilihat sebagai hambatan. Justru dari situ kita bisa mendorong efektivitas. Semua kembali pada bagaimana cabor menyusun strategi pengembangan,” ujar Ning Lia, sapaan akrabnya.

Menurut senator asal Jawa Timur tersebut, setiap cabor, termasuk yang tumbuh dari komunitas masyarakat, memiliki peluang yang sama untuk berprestasi, terutama jika telah memiliki federasi internasional. Namun, peluang itu hanya dapat diwujudkan jika organisasi cabor memiliki tata kelola yang baik dan visi jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya kesiapan organisasi, manajemen yang profesional, serta kemampuan membangun citra dan daya tarik publik. Dalam konteks olahraga modern, branding dan pemanfaatan media digital dinilai menjadi faktor penentu keberlanjutan cabor.

“Cabor baru boleh dan wajar bermunculan, itu justru membanggakan. Tapi harus diiringi strategi yang matang. Branding, penguatan organisasi, hingga pemanfaatan media sosial menjadi kunci agar cabor diminati dan berkembang,” tegas Lia Istifhama.

Lebih lanjut, ia mendorong pengurus cabor baru untuk bersikap proaktif dan tidak sepenuhnya bergantung pada dukungan pemerintah. Kemandirian organisasi, menurutnya, menjadi syarat agar cabor dapat sejajar dengan cabang-cabang besar yang telah lebih dulu mapan.

“Kalau ingin menjadi cabor yang diminati dan berprestasi, pengurusnya juga harus berdaya. Mandiri secara gagasan dan pengelolaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lia Istifhama juga menyinggung pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan olahraga prestasi dan olahraga masyarakat. Harmonisasi regulasi lintas kementerian dan daerah dinilai krusial agar pembinaan olahraga berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan bahwa jumlah cabor di Jawa Timur terus bertambah dan kini telah melampaui 70 cabang, termasuk olahraga-olahraga baru yang tumbuh dari inisiatif masyarakat.

“Prinsip kami, semua inisiatif masyarakat kami sambut. Dispora adalah rumah bersama bagi pemuda dan olahraga. Kami terbuka untuk berdiskusi dan menyusun strategi bersama,” kata Wawan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama olahraga adalah membangun masyarakat yang sehat. Dari basis tersebut, minat dan bakat akan tumbuh secara alami hingga melahirkan prestasi yang membanggakan daerah.

“Harapannya, Jawa Timur tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru