SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat layanan RSUD Mohammad Noer Pamekasan mendapat dukungan dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Rumah sakit milik Pemprov Jatim itu dinilai memiliki peran krusial dalam memperluas akses layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Pulau Madura.
Dukungan tersebut disampaikan Lia saat bertemu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Surabaya, Senin (6/1/2025). Dalam pertemuan itu, Lia menekankan pentingnya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat dengan masyarakat Madura agar ketergantungan terhadap rumah sakit besar di Surabaya dapat dikurangi.
“RSUD Mohammad Noer Pamekasan berada di titik strategis. Jika penguatan layanan dilakukan secara konsisten, rumah sakit ini berpotensi menjadi rujukan utama Madura sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang cepat dan merata tanpa harus menempuh jarak jauh,” kata Lia.
Ia menilai peningkatan kualitas rumah sakit daerah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan fasilitas medis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, hingga pengembangan layanan spesialistik. Menurut Lia, langkah ini penting agar standar pelayanan kesehatan di Madura sejajar dengan rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur.
Sekda Jatim Adhy Karyono menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus mendorong penguatan RSUD Mohammad Noer sebagai bagian dari strategi pemerataan layanan kesehatan antardaerah.
“Selama ini, cukup banyak warga Madura yang harus dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Dengan peningkatan RSUD Mohammad Noer, kami berharap kebutuhan layanan lanjutan bisa ditangani di Madura sendiri,” ujar Adhy.
Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Jatim juga fokus pada pengembangan layanan unggulan serta peningkatan kapasitas tenaga medis.
Lia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan layanan kesehatan daerah. “Penguatan rumah sakit daerah adalah investasi keadilan sosial. Manfaat terbesarnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








