Kunjungi Indah Kiat, Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Terapkan K3 dan Hak Pekerja

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Afriansyah Noor saat kunjungan kerja ke PT Indah Kiat Pulp and Paper, Tangerang Selatan, Selasa (3/2/2026).(Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Wamenaker Afriansyah Noor saat kunjungan kerja ke PT Indah Kiat Pulp and Paper, Tangerang Selatan, Selasa (3/2/2026).(Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

TANGERANG SELATAN, RadarBangsa.co.id — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta perusahaan di Indonesia konsisten menjalankan norma ketenagakerjaan sebagai langkah konkret melindungi hak, keselamatan, dan kesejahteraan pekerja.

Penegasan itu disampaikan Afriansyah saat kunjungan kerja ke PT Indah Kiat Pulp and Paper di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (3/2/2026), bertepatan dengan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

Menurut Wamenaker, kepatuhan norma ketenagakerjaan mencakup kejelasan hubungan kerja, pembayaran upah sesuai upah minimum, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, pengaturan waktu kerja dan istirahat, pemenuhan hak cuti, hingga penerapan standar K3 di lingkungan kerja.

“Kepatuhan norma ketenagakerjaan sangat penting karena berdampak langsung pada perlindungan dan keselamatan pekerja,” ujar Afriansyah.

Dalam kunjungan tersebut, Afriansyah menilai PT Indah Kiat Pulp and Paper telah menjalankan kewajiban ketenagakerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Praktik ini, kata dia, layak menjadi contoh bagi perusahaan lain, khususnya di Provinsi Banten dan wilayah Tangerang Selatan.

Lebih jauh, Afriansyah menekankan bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul tidak cukup hanya mengandalkan regulasi pemerintah. Dibutuhkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menanamkan budaya K3 secara konsisten dan berkelanjutan.

“Budaya K3 yang baik mampu melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sekaligus mendorong terwujudnya pekerjaan layak,” jelasnya.

Ia menambahkan, pekerjaan layak setidaknya memenuhi tiga unsur utama: tersedia bagi seluruh penduduk usia produktif tanpa diskriminasi, memberikan perlindungan sosial, serta menjamin tersalurnya aspirasi pekerja melalui dialog sosial yang berkeadilan.

“Pelaksanaan K3 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan pembudayaan K3 yang konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan layak bagi semua,” pungkas Afriansyah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru