Kuota BBM 2026 Terjaga, SPBU Pasuruan Lulus Sidak

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memeriksa akurasi nozzle SPBU di Pasuruan dalam sidak jelang Nataru 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas memeriksa akurasi nozzle SPBU di Pasuruan dalam sidak jelang Nataru 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026, aktivitas pengawasan distribusi bahan bakar minyak di Kabupaten Pasuruan kembali diperketat. Bidang Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU pada Rabu (10/12/2025) untuk memastikan layanan tetap akurat dan tidak merugikan konsumen.

Sidak difokuskan pada SPBU di Kecamatan Pohjentrek, Kejayan, Wonorejo, dan Kraton. Setiap titik menjadi perhatian karena diperkirakan akan mengalami lonjakan aktivitas kendaraan selama musim libur.

Plt Kabid Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Pasuruan, Deddy Irawan, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan melalui tera ulang menggunakan bejana ukur standar. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan volume BBM yang keluar dari nozzle sesuai ketentuan teknis.

“Kami mengukur langsung volume BBM untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar. Intinya, kami ingin memberi jaminan bahwa masyarakat tidak dirugikan,” ujar Deddy.

Menurutnya, kegiatan pengawasan ini sudah berjalan sejak Senin (8/12/2025) dan menyasar seluruh 43 SPBU di Kabupaten Pasuruan. Lokasi-lokasi yang berada di jalur mudik menjadi prioritas, mengikuti instruksi Direktorat Metrologi untuk pengamanan layanan publik menjelang hari besar.

“Total ada 43 SPBU yang kami cek. Jalur mudik mendapat perhatian khusus karena lalu lintasnya padat dan banyak dilalui kendaraan dari berbagai daerah,” jelasnya.

Hasil sementara menunjukkan seluruh SPBU yang disidak memenuhi ketentuan. Volume BBM sesuai pengukuran, penunjukan angka nozzle akurat, dan tidak ditemukan alat tambahan yang berpotensi digunakan untuk praktik curang. Segel tera juga berada dalam kondisi baik.

“Tanda tera semuanya asli, terpasang, dan tidak ada yang rusak,” tegas Deddy.

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani, menambahkan bahwa ketersediaan BBM di seluruh SPBU tetap aman sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026. “Meski aktivitas ekonomi dan lalu lintas meningkat, kuota BBM di Kabupaten Pasuruan masih terkendali dan aman,” ujarnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru