LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran melanda lahan tanaman tebu di Dusun Puter, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Kamis (13/8/2026) petang. Polisi bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mencegah api meluas ke lahan lainnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan dilaporkan warga kepada piket Polsek Kembangbahu sekitar pukul 17.40 WIB. Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan peristiwa tersebut.
Menerima laporan, personel Polsek Kembangbahu segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar). Dua unit Damkar dari Ngimbang dan Lamongan kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman bersama kepolisian.
“Sebanyak dua unit Damkar dari Ngimbang dan Lamongan kemudian tiba di lokasi dan bersama-sama dengan personel Polsek Kembangbahu, Satpol PP, perangkat desa serta masyarakat melakukan upaya pemadaman,” jelasnya.
Sinergi petugas dan warga membuat api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.40 WIB. Kobaran api tidak sampai merembet ke lahan tanaman tebu lainnya dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Lahan yang terbakar merupakan milik Yas (55), petani asal Desa Katemas, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari tumpukan sampah di bahu Jalan Raya Mantup–Lamongan yang diperkirakan dibakar oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Api kemudian merembet hingga membakar sebagian tanaman tebu.
“Akibat kejadian tersebut, sebagian lahan tanaman tebu terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp5.000.000,” tambahnya.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., bersama anggota, personel Damkar Ngimbang dan Lamongan, Satpol PP Kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat melakukan penanganan di lokasi.
Petugas mengamankan lokasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, terutama di sekitar lahan pertanian dan kawasan yang rawan terbakar.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar